MATATELINGA, T.Tinggi : Meski sempat melarikan diri keluar daerah selama 5 hari usai menikam seorang security kebun milik PT. CAS, ayah dan anaknya akhirnya berhasil di tangkap dan kini harus meringkuk di balik jeruji sel tahanan Mapolres Tebingtinggi.
Kedua pelaku penikaman yang merupakan ayah dan anak ini adalah S alias Adek Batak (48) dan anaknya AA (17) keduanya warga Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang telah melakukan penikaman terhadap seorang security PT. CAS saat sedang bertugas di Dusun III Desa Bandar Khalifah Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai.
[br]
Kejadian tersebut berawal pada Rabu (26/06/24) sekitar pukul 10.00 Wib, domana saat itu pelaku S alias Adek Batak dan anaknya AA beserta 25 orang lainnya mendatangi PT. CAS untuk mengambil buah kelapa sawit yang berhasil diamankan security.
Saat itu terjadi perdebatan antara pelaku Adek batak dengan korban SS (54) yang merupakan seoranh security pada PT. CAS. Secara bersamaan pelaku AA menendang korban, sehingga korban mencoba mengejar pelaku AA.
"Melihat anaknya dikejar korban, pelaku Adek Batak mengeluarkan sebilah pisau dari dalam celananya lalu pelaku melakukan penikaman terhadap korban sebanyak 4 kali dan mengenai perut sebelah kiri korban", ungkap Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto dalam keterangannya, Rabu (03/07/24).
[br]
Usai melakukan penikaman, kedua pelaku melarikan diri keluar daerah, sehingga dilakukan pencarian oleh Polsek Bandar Khalifah Polres Tebingtinggi.
Dan pada hari Senin (01/07/24) Kanit Reskrim Polsek Bandar Khalifah Ipda Sonang Siregar beserta timnya mengetahui keberadaan pelaku yang selanjutnya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di Simpang Kuala Indah Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara.
"Demi keamanan, kedua pelaku ditahan di RTP Polres Tebingtinggi dan sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut dan akan dijerat dengan pasal penganiayaan secara bersama sama. Sedangkan korban mengalami 4 luka tusukan akibat benda tajam dan dirawat di RS Bhayangkara Tebingtinggi, namun belakangan diketahui saat ini dirujuk di RS Murni Teguh Medan", tandasnya.(bas)