Matatelinga - Medan, Mawarni (24) yang ditemukan tewas membusuk dipinggir Jalan Tol Balmera KM 18,300 Percut Sei Tuan, Kamis (23/10) sekira pukul 10.00 Wib, ternyata baru saja pulang dari daerah Sei Rampah, Sergei menghadiri pesta pernikahan temannya. Saat perjalanan pulang menaiki angkot, korban sempat bertelefonan dengan adik kandungnya sendiri."Saat di angkot, saya dan kakak bertelfonan," pungkas Riati (21) saat dijumpai di rumah duka di Jalan Kawat V No 326 Mabar Labuhan Deli, Jumat (24/10/2014) siang.Dia menceritakan, pada Selasa (21/10) sekira pukul 15.00 Wib, Mawarni dari Sei Rampah, menaiki angkot Rajawali yang bertujuan ke Terminal Ampalas. "Dari Sei Rampah kak Mawarni naik Rajawali. Sampai di Terminal Amplas dia nelfon saya kalau dia sudah di Amplas," jawab wanita berkerudung ini.Sesampainya di Terminal Amplas, korban kemudian menumpangi Angkot Rahayu trayek 57 untuk meneruskan perjalan pulang ke rumahnya di Jalan Kawat V Mabar Labuhan Deli. "Dari Amplas naik trayek 57. Sampai di daerah Krakatau sekira pukul 18.00 Wib, kakak nelfon saya lagi, dia bilang 30 menit lagi sampai rumah," terang dia.Selang 30 menit kemudian, Riati pun mencoba menghubungi kakak tertuanya itu. Tapi, saat dihubungi nomor handpone korban sudah tidak aktif lagi."Di Krakatau terakhir telfonan, terus saya hubungi untuk menanyakan apa sudah sampai mana? Tapi handponenya sudah tak bisa dihubungi lagi," sebutnya lagi.Namun pada Kamis (23/10) sekira pukul 13.30 Wib, keluarga mendapatkan kabar kalau Mawarni yang merupakan anak pertama dari 4 bersaudara itu, telah tewas. "Kemarin kami dapat kabar kalau kakak ditemukan meninggal dipinggir Jalan Tol," ucapnya sambil menangis.Seperti diketahui, sesosok mayat berjenis kelamin wanita ditemukan tewas membusuk di pinggir Jalan Tol Balmera KM 18,300 Percut Sei Tuan, Kamis (23/10) sekira pukul 10.00 Wib. Dugaan kuat mayat tanpa identitas itu korban pembunuhan pasalnya seluruh barang korban hilang.(Mt/Uut)