MATATELINGA, Pematangsiantar: Meskipun cuaca panas di Kota Siantar beberapa pekan terakhir, menyebabkan debit air di umbul mengecil dan berdampak pada distribusi air Perumda Tirta Uli ke rumah-rumah pelanggan.
Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Uli Andarianto berharap kepada masyarakat, dapat maklum dengan situasi ini. Pihaknya, tetap memaksimalkan distribusi air ke rumah pelanggan.
"Beberapa pekan terakhir, cuaca panas sehingga volume air di penampungan bersumber dari umbul berkurang. Rata-rata kalau kasat mata, ketinggian air turun 5-15 cm, "sebut Andarianto, Kamis (25/8/2024).
[br]
Dengan kondisi umbul air yang berkurang tentunya distribusi air sedikit berkurang dibandingkan hari normal biasanya. Sebab ada ruang udara dalam pendistribusian air lewat pipa-pipa ke rumah warga.
Menurut Dia, kasus seperti berkurangnya volume air dari umbul akibat fenomena alam setiap tahun dialami oleh Perumda Tirta Uli Kota Pematangsiantar, namun pada pertengahan tahun 2024 ini termasuk cukup parah.
"Di Siantar kita ini, airnya memang bagus karena semua dari mata air, bukan dari sungai seperti daerah lain, "katanya.
Akibat distribusi air mengecil, tentu berdampak pembagian air ke rumah-rumah pelanggan, yang secara topografi berada di ketinggian. "Apalagi saat jam-jam sibuk penggunaan air, seperti pagi ataupun sore hari, "tutupnya.
Penulis : sip