MATATELINGA, Rantauprapat : Asiang, 45, warga Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, terpaksa 'digelandang' ke Markas Komando (Mako) Polres Labuhanbati, Sumatera Utara, Minggu (28/7/2024).Pasalnya, Asiang yang memiliki inisial CS itu, dan sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta, ditangkapTim Opsnal Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di Jalan Sirandorung, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara.Dari hasil penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, berupa empat bungkus plastik klip sedang dan delapan bungkus plastik klip kecil berisikan narkotika jenis sabu, dengan berat total 6,74 gram/bruto.[br]Selain itu, ditemukan juga 1/4 pil ekstasi merek Yutobe warna coklat seberat 0,30 gram/bruto, lima bungkus plastik klip sedang kosong, satu pack plastik klip kecil kosong, dan satu buah kaca pirex berisi bekas bakar sabu seberat 2,25 gram/bruto.Petugas juga menemukan dua buah kaca pirex kosong, satu buah skop yang terbuat dari pipet, satu unit timbangan elektrik warna hitam, satu buah mancis warna biru, satu buah dompet kecil warna hitam, dua kotak korek api, satu unit handphone android dan satu buah alat hisap sabu.Menurut keterangan dari CS alias Asiang, seluruh narkotika tersebut merupakan miliknya, yang ia peroleh dari seorang pria yang namanya belum diketahui dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.[br]Kapolres Labuhanbatu, AKBP DrBernhard L Malau SIK MH, melalui Kasi Humas AKP Syafrudin, Jumat (2/8/2024) menyampaikan, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, untuk proses hukum lebih lanjut.Dalam kesempatan ini, Kapolres menyampaikan komitmennya, untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu."Kasus ini menjadi bukti nyata komitmen kami, dalam memerangi narkoba yang dapat merusak generasi muda", tegas kapolres.Di juga mengingatkan masyarakat, untuk selalu waspada dan tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum, khususnya terkait narkotika."Kami meminta masyarakat untuk aktif melaporkan, jika mengetahui ada aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Kerja sama antara polisi dan masyarakat sangat penting, untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba," pungkasnya. (yasmir)