MATATELINGA, Belawan : Lima orang pelaku penembakan Rizki Pohan pemasang spanduk HUT RI KE 79 berhasil ditangkap 3 orang 2 pelaku lainnya diburon petugas.Menurut keterangan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban
SH.MH, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ke 3 orang pelaku penembakan korban Rizky Pohan (18) pemasang spanduk HUT RI KE -79 sudah ditangkap dikawasan Jalan Veteran pasar IV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Kabupaten Deli Serdang.Ketiga pelaku penembakan tersebut masing masing 1.Candra Batak (26) Warga Jalan Sele�"es Gang ll Titi Panjang Paluh Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan sebagai pengemudi mobil mini Bus Toyota Avanza BK.2312 APD.[br]2.Wahyu Ardinata alias Wahyu (21) warga Jalan Selebes Gang ll Titi Panjang Paluh Kelurahan Belawan ll dan Muhammad Rizki Ananda alias Zumik (19) warga Jalan Selebes Gang Alpalah Kelurahan Belawan ll.Kasus penembakan di wilkum Polres Pel. Belawan atau TP Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 ayat (2) ke - 2 KUHP.DasarLP / B / 436 / VIII / SPKT POLRES PEL. BELAWAN /POLDA SUMUT . Para pelaku ditangkap dirumah makan,Kamis 08 Agustus 2024 Sekira pukul 20:00 wib di Jl. Veteran psr. 4 Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli.Atas laporan orang tua korban,Ahmad Yani (53) warga Jalan. Pulau Irian Lingkungan XI kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan.Korban adalah anak kandung pelapor Kader Ormas Pemuda Pancasila.Saksi 1. Reza Andika (17) warga Jalan Tanggul,2. Roy Simatupang (18) warga yang sama.Barang bukti yang disita 1. 1 (satu) unit Air Gun Pistol kaliber 4.5mm merk Steven mini PCP.2. 1(satu) tabung Peluru senapan angin dan mobil mini Bus Toyota Kijang.Kejadiannya hari Kamis tanggal 08 Agustus 2024 sekira pukul 02.30 wib bertempat di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso depan Kantor Pos Kelurahan Belawan Bahagia Belawan Kecamatan Medan Belawan telah terjadi penembakan terhadap Riski Pohan,18 Jalan P. Irian lingkungan11 Kelurahan. Belawan Bahari (depan RS PHC). Penembakan terjadi pada saat korban bersama dengan para saksi melakukan pemasangan spanduk ucapan Dirgahayu Kemerdekaan RI dari PP Ranting Belawan Bahari ,kemudian datang satu unit mobil minibus warna putih dari arah belawan dan berhenti tepatnya diseberang kantor Pos dan Giro Kelurahan Belawan Bahagia. Pada saat mobil berhenti tiba-tiba salah satu penumpang yg duduk dibelakang sopir menurunkan kaca pintu separuh kemudian melakukan penembakan kearah korban dan para saksi, mengenai bagian punggung sebelah kanan saudara Riski Pohan. Setelah penembakan yg dilakukan pelaku kemudian mobil yg ditumpangi putar balik ke arah Belawan, setelah dicek korban merasa terkena tembakan para saksi membawa yang bersangkutan ke RS PHC kemudian dirujuk ke RS H Adam Malik Medan.[br]Menurut informasi, korban tadi malam belum dioprasi untuk mengeluarkan projekti peluru yang bersama di punggung dan hingga kejantung karena dokternya malam itu belum ada.Kronogis kejadian Pada hari Kamis tanggal 08 Agustus 2024 sekira pukul 20.00 wib, dari hasil penyelidikan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan di lapangan team mendapat informasi keberadaan pelaku atas nama Chandra, Wahyu dan M. Rizji Ananda. Team menuju lokasi keberadaan para pelaku di Jalan Veteran desa Helvetia Tepatnya di dalam tempat makan KFC Simpang Zipur langsung mendatangi dan mengamankan para pelaku , lalu membawa ke Mako Polres Pel. Belawan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Para Pelaku mengakui melakukan perbuatannya.Pelaku Atas Chandara Alias Chandra Batak beeoeran sebagai pengemudi,sedangkanPelaku Wahyu Ardinata als Wahyu mengakui berperan sebagai eksekutor/penembak korban dengan menggunakan senapan angin pendek. Pelaku M.Rizki Ananda alias Jumik mengakui berperan mengawasi situasi sekitar .Sedangkan Senapan angin pendek tersebut adalah milik dari pelaku Chandra alias Chandra Batak.Para pelaku mengakui beraksi sebanyak 5 orang dan 2 (dua) orang lagi atas nnama. Difa dan Badok (DPO).Para pelaku mengakui bahwa melakukan aksi tersebut disebabkan karena memiliki Dendam dengan kelompok di duga dari pihak Korban.Kini ketiga pelaku ditahan di Mako Polres Pelabuhan Belawan, sementara kedua pelaku lain yang belum tertangkap diharap segera menyerahkan ke Polisi terdekat.