Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tawuran Maut di Belawan, Rasyid Tewas Dipanah

Tawuran Maut di Belawan, Rasyid Tewas Dipanah

Rompas - Rabu, 21 Agustus 2024 06:38 WIB
Matatelinga.com
Jenazah Korban yang tewas saat di rumah duka.
MATATELINGA, Belawan : Aksi tawuran antara pemuda di Kecamatan Medan Belawan tak pernah berhenti. Meski sudah banyak menelan korban jiwa.

BACAJUGA

https://www.matatelinga.com/Lifestyle/plt--kalapas-pancur-batu-kanwil-kemenkumham-sumut-ikuti-upacara

Seperti yang terjadi pada Selasa dinihari pukul 02.30 wib dikawasan JalanbTM Pahlawan Kelurahan Belawan tepatnya dipersimpangan Lorong Pemancar Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan Kota Medan.

Bentrok kedua kelompok tersebut terjadi antara kelompok pemuda Belawan Lama Lorong Papan dengan kelompok pemuda dari kawasan Gudang Arang yang masih satu kelurahan ini mengambil korban jiwa dan belasan luka luka terkena sabetan senjata tajam.

[br]

Seorang pemuda Muhammad Rasyid Ridla(17) tewas setelah anak panah tertancap di dadanya saat terjadi tawuran antara kelompok pemuda Lorong Papan dengan pemuda Gudang Arang.

Menurut keterangan kakak kandung korban,Misliana (34) warga Medan Marelan ini menjelaskan saat dikantor Polsek Belawan menemani orang tuanya Al Ustad Mansyur, saat membuat laporan.

Malam itu korban Muhamad Rasyid Adla warga Jalan TM Pahlawan Lingkungan 29 Kelurahan Belawan l bersama teman teman duduk duduk dipinggir Jalan disimpang Lorong Pemancar.Secara tiba datang kelompok pemuda Belawan Lama langsung menyerang menggunakan senjata tajam dan panah.

[br]

Karena korban merasa tidak ikut tawuran, maka korban diam, tapi kemudian korban ditangkap dan diseret sehingga tangan dan lututnya luka luka terkena aspal.Kemudia koban dadanya dipanah dari jarak dekat dan tertancap dibahagian jatung, selanjutnya para pemuda melarikan diri.

Kawan kawan korban yang mengetahui korban terluka, saat akan dibawa ke RS PHC Belawan dengan sepeda motor dihalang halangi agar korban tidak dibawa ke rumah.

Akhirnya korban bisa dibawa ke RS PHC tapi setiba di RS tersebut korban langsung dirujuk ke RS Bhayakara Medan karena rumah sakit PHC Belawan tidak mampu menanganinya alasan perlengkapan tidak memadai.

Dalam perjalanan sebelum korban tiba di RS Bhayangkara, korban meninggal dunia.Oleh keluarga, korban dibawa pulang ke Belawan dan disemayamkan dirumah duka.Keesokan harinya,Selasa siang, usai jenazah korban di Sholatkan langsung dibawa keluarga dan rekan korban untuk dikebumikan di pemakaman umu Belawan Lama.

Selesai penguburan Jasad Muhammad Rasyid Adla, puluhanbrejan rejan korban langsung melakukan penyerangan ke Lorong Papan dan terjadi tawuran. Saat teejadi tawuran ada sepeda motor yang dibkar ditengah Jalan dan petugas Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek yang tiba di TKP langasung membubakar aksi tawuran tersebut.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Vonis 4 Tahun Bui untuk Pelajar SMKN 2 Doloksanggul

Berita Sumut

Nurhadi Tewas Tenggelam di Sungai Tapak Gajah

Berita Sumut

Angkot Ugal-ugalan, Suami Istri Tewas

Berita Sumut

Brimob Polda Sumut Gagalkan Tawuran Dini Hari di Medan, Empat Pemuda dan Dua Kelewang Diamankan

Berita Sumut

Geger, Suami Istri Tewas Dalam Mobil

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?