MATATELINGA, Tapteng: Satu unit kapal nelayan asal Kota Sibolga dinyatakan tenggelam di sekitaran pulau Situngkus Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (27/8/2024).Kecelakaan laut Kapal nelayan KM Subur GT 43 bermula diketahui berkat laporan ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Sumut, Linda Hutagalung.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/pemkot-tanjungbalai-dipertanyakan-prioritaskan-tpp-dibanding-infrastrukturMendapat laporan, tim gabungan SAR Sibolga melakukan pencarian titik lokasi untuk segera mengevakuasi nelayan dari perairan Tapteng.[br]Namun saat ingin melakukan aksi sebut Ruvinus, 12 orang nelayan telah berhasil dievakuasi dengan menggunakan kapal KM Jimmy 68 dalam kondisi selamat."Unsur SAR yang terlibat yakni Lanal, Pol Air Polda Sumut, Baharkam Polri, Pol Air Polres Sibolga dan BPBD Sibolga," sebut Ruvinus Bangun, Koordinator Pos SAR Sibolga."Alutsista kita pakai adalah Rescue Car, KN SAR Nakula, peralatan SAR Air dan medis serta Alkom dan APD personal. Perkiraan koordinat LKP : 1°31'12.93"U - 98°39'24.43"T," tambahnya.Sesuai keterangan dihimpun oleh SAR Sibolga kata Ruvinus, tenggelamnya kapal nelayan disebabkan air di kapal mengalami kepenuhan di bagian deck.[br]Menurutnya, selama aksi di lapangan tim gabungan SAR dihadapkan cuaca buruk, sementara ketinggian gelombang laut diperkirakan 3 sampai 4 meter."Hasil debriefing operasi SAR diusulkan untuk ditutup, korban telah diserahkan kepada pihak HNSI. Nelayan dievakuasi sampai dermaga kawasan PPN Sibolga, di Pondok Batu, Tapteng," kata Ruvinus.Berikut nama-nama korban selamat:1.Anselmus Penius Gulo (Nakhoda)2.Frenki Sibarani (KKM)3.Bangun Alfonsius Gulo4.Depriaman Nduru5.Dewanto Sihite6.Efandi Aritonang7.Irfan Samosir8.Janri Purba9.Joko Ahmadi10.Khairul Anwar11.Liberman Gea12.Zeprinus Zebua