MATATELINGA, Tanjungbalai : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tanjungbalai, Andrinuka Saptana, ternyata tak mampu memberikan penjelasan yang memadai terkait sejumlah persoalan tengah bergulir di pemerintahan Kota Tanjungbalai. Hal ini bertolak belakang dengan arahan Wali Kota H. Waris Tholib yang sebelumnya meminta agar awak media mengkonfirmasi segala pertanyaan kepada Dinas Kominfo.Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Andrinuka justru menyarankan agar pertanyaan diajukan secara tertulis melalui PPID. Padahal, konfirmasi jurnalistik umumnya dilakukan secara lisan untuk mendapatkan jawaban yang lebih cepat dan akurat."Lebih baik tertulis saja (melalui PPID) nanti kami bisa menyampaikan jawaban secara tertulis," kata Andrinuka, saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa, (10/9/2024).
BACA JUGA:Wali Kota Tanjung Balai Kembali Hindari Konfirmasi Pers Terkait Sejumlah Isu SensitifSikap Andrinuka ini mendapat kritik pedas dari senior wartawan Kota Tanjungbalai, Yan Aswika Marpaung. Menurut Yan, permintaan Andrinuka agar pertanyaan diajukan secara tertulis menunjukkan ketidakpahaman yang mendalam tentang mekanisme konfirmasi dalam konteks jurnalistik."Ironis wali kota menyarankan wartawan konfirmasi melalui Kominfo sedangkan Kominfo sendiri tidak paham, sama bodoh walikota dan kadis Kominfo," ujar Yan Aswika saat dimintai tanggapanya. Rabu, (11/9/2024).[br]Dikatakan pengurus PWI Sumut ini, dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan melakukan cek and ricek untuk menguji kebenaran informasi melalui konfirmasi.Konfirmasi bisa dilakukan dengan mengajukan pertanyaan tidak harus tertulis apalagi diwajibkan melalui PPID.Sebelumnya, Wali Kota Tanjungbalai H. Waris Tholib beberapa kali menghindari konfirmasi pers terkait sejumlah persoalan yang tengah bergulir diperintahannya. Ia memilih untuk mengalihkan pertanyaan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)."Sama Kominfo saja, sama Kominfo," ucap Waris Tholib singkat sambil bergegas menuju mobil dinasnya ketika disambangi sejumlah wartawan usai berkunjung kekantor PDAM setempat pada. Senin, (9/9) kemarin.(Riki)