MATATELINGA, Tapteng: Komisioner KPU Tapanuli Tengah (Tapteng) harus membayar kesalahan setelah menolak berkas pendaftaran Masinton-Mahmud sebagai pasangan bakal calon Bupati.Secara gamblang, KPU Tapteng menolak berkas pendaftaran Masinton-Mahmud pada 4 September 2024, dengan dalih Sistim Pencalonan (Silon) bermasalah.Tak terima, Masinton-Mahmud berupaya protes dan melawan perilaku komisioner KPU dengan melapor ke Bawaslu, Polisi, dan DKPP karena dinilai tak profesional.Tidak hanya itu, penolakan dokumen pendaftaran juga disampaikan tegas Masinton saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR-RI dihadapan KPU dan Bawaslu.[br]Alhasil, Bawaslu menyebut KPU telah melakukan pelanggaran administrasi. Setelah itu, KPU RI juga mengeluarkan surat penting untuk KPU Tapteng agar menerima berkas pendaftaran Masinton-Mahmud.Selain terima pendaftaran, KPU Tapteng juga diperintahkan melakukan penelitian administrasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh Masinton-Mahmud, untuk kemudian diverifikasi.Pasca menerima surat dari KPU-RI, KPU Tapteng selanjutnya melaksanakan rapat koordinasi untuk menerima kembali berkas pendaftaran Masinton-Mahmud tertanggal 12 September 2024.Rapat koordinasi itu menghadirkan unsur Forkopimda, pimpinan partai politik dan pasangan bakal calon kepala daerah, dalam menindaklanjuti surat KPU RI nomor 2038/PL.02.2.-SD/06/2024."Bukan, penerimaan kembali persyaratan administrasi yang telah mendaftar pada 4 September 2024, Masinton-Mahmud telah mengisi daftar hadir," kata Wahid Pasaribu, ketua KPU Tapteng.[br]"Kami akan menerima dokumen paslon yang mendaftar di masa perpanjangan. Masalah waktu, kita koordinasikan dulu terhadap paslon agar memberitahu satu hari sebelum menyerahkan dokumen," tambahnya.Sementara itu, tim pasangan Masinton-Mahmud hari ini, Sabtu (14/9/2024) akan mendatangi kantor KPU Tapteng untuk mengantar berkas pendaftaran.Berkas pendaftaran pencalonan akan diantarkan oleh partai pengusung serta pendukung yakni PDI Perjuangan dan partai Buruh, juga masyarakat maupun simpatisan Masinton-Mahmud."Kegiatan pengantaran berkas Masinton-Mahmud akan diwarnai pagelaran seni budaya Batak Toba, Pesisir dan Nias," kata Daniel Lumbantobing, penanggung jawab kegiatan kepada awak media pada Jumat (13/9/2024). (Muafdan)