MATATELINGA, Asahan. :Guna menjaga dan meningkatkan kualitas dalam Penanganan kebakaran , Bupati Asahan membuka pelatihan kebakaran (In House Training), Kamis (19/09/2024) di aula Melati Kantor bupati Asahan.Bupati Asahan dalam keterangannya mengatakan seluruh anggota petugas pemadam kebakaran berhati mulia, dia rela bertarung dengan mara bahaya ydng di sedang dihadapinya, bahkan kadangkala petugas pemadam kebakaran rela menjadi korban saat menyelamatkan jiwa yang seharusnya ditolong, profesi yang menuntut profesionalisme dan kesungguhan karena di dalam profesi petugas pemadam kebakaran terkandung misi sosial kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa raga serta harta benda milik masyarakat.[br]Bupati juga mengatakan petugas pemadam kebakaran dalam menyelamatkan jiwa dan harta benda korban musibah kebakaran adalah tujuan peserta berada disini.Karna bukan hanya keselamatan korban yang harus di utamakan, tetapi keselamatan para personil pemadam kebakaran juga harus diperhatikan setiap dalam melaksanakan tugasnya.Beban kerja dan resiko kerja yang tinggi menuntut para petugas pemadam kebakaran harus selalu siap dan siaga dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, dalam pelatihan ini diharapkan kepada seluruh peserta agar bersungguh sungguh dalam mengikuti pelatihan ini, dan tetap menjaga kedisiplinan .Sementara Kasat Pol PP yang membawahi unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Asahan M.Azmi Ismail mengatakan untuk mendukung pencapaian target standar pelayanan minimal Sub urusan kebakaran sebagaimana tertuang dalam peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 114 tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal sub urusan kebakaran daerah Kabupaten/Kota, dan memenuhi standart kualifikaksi aparatur pemadam kebakaran di daerah yang tertuang dalam Permendagri nomor 16 tahun 2009, dan tujuan pelatihan pemadam kebakaran (In House Training) kualifikasi pemadam I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan adalah memberikan bekal ilmu pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana cara melakukan kegiatan pencegahan bahaya kebakaran dan cara mengoperasikan peralatan penanggulangan atau pemadam kebakaran serta penyelamatan/evakuasi korban kebakaran dan non kebakaran secara profesional cepat, tepat dan benar, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan mulai 19 September hingga 25 September 2024 dan peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 66 orang , ungkapnya (dieks).