MATATELINGA, Tapteng: SMK Negeri (SMKN) 1 Lumut Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus meningkatkan mental dan fisik serta keahlian bagi 10 siswanya untuk siap bekerja ke Jepang pada tahun 2025.
BACA JUGA:Dugaan Korupsi, Kejari Geledah Rumah dan Kantor BPKPAD-BPBDPersiapan siswa kelas XII sudah dimulai sejak April 2024 lalu, hingga kini masih diupayakan memenuhi syarat. "Berupa kursus bahasa dan pengenalan budaya Jepang, Samapta Jasmani, kesehatan, psikotes," kata Kepala SMKN 1 Lumut, Sumarno, Selasa (01/10/2024)."Sepuluh nama ini sudah kita usulkan ke Kemendikbud dan Kemenaker RI melalui Program dari Dirjen Pendidikan Koperasi tahun 2024, untuk diberangkatkan pada tahun 2025 mendatang," tambahnya.Menurut Sumarno, seluruh pembiayaan dalam persiapan mental, fisik, keahlian sepuluh siswa, murni melalui SMKN 1 Lumut. "Kalau keberangkatan ke Jepang nanti, sebenarnya tanggung jawab dari orangtua. Tetapi, tetap kita bantu juga biaya mereka nanti," ujar Sumarno.[br]"Mungkin ini pertama bagi Tapteng, SMK membantu biaya mulai persiapan hingga keberangkatan siswa ke Jepang," lanjut Sumarno seraya berharap sepuluh siswa dapat memenuhi syarat.Sepuluh siswa dipersiapkan oleh SMKN 1 Lumut untuk bekerja ke Jepang tahun 2025 mendatang yakni;1.Obelianus Halawa2.Jiehan Febrian3.Gelora Saputra Sinaga4.Ukkap Parningotan Manalu5.Jepri Marbun 6.Yustus Andilman Zega 7.Heppy Josua Simanungkalit8.Dirman Jaya Zega9.Rikwanto Barasa10.Jonedin TelambanuaKemudian, sebanyak empat kompetensi keahlian siswa SMK Negeri 1 Lumut yang diprogramkan ke Jepang seperti;1.Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)2.Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)3.Agribisnis Perikanan (APAT)4.Manajemen Perusahaan dan Layanan Bisnis (MPLB)