MATATELINGA, Rantauprapat : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hendra Hutajulu, bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu, Tommy, berikan tanggapan positif atas keluhan warga terkait sering terjadinya banjir di inti kota Rantauprapat, dalam beberapa waktu terakhir.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/pasca-rehabilitasi-trotoar--pejalan-kaki-kini-merasa-lebih-aman--amp--nyamanTanggapan positif ini, disampaikan Hendra dan Tommy, saat melakukan monitoring dan peninjauan ke sejumlah parit penyebab terjadinya banjir, di sekitar Jalan Abdurrahman, Gatot Subroto, KHA Dahlan, Surau Rantauprapat, Rabu (16/10/2024) sore.Seperti beberapa kali di beritakan media online ini, bila turun hujan, daerah pemukiman penduduk, rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang berada sekitar daerah ini, sering tergenang air, akibat banjir karena meluapnya air dari parit / drainase buangan limbah pemukiman warga.Banjir itu, tidak cuma menggenangi luar ruangan rumah ibadah, seperti mushala Attaqwa di Jalan Abdurrahman, Vihara Budhisjayanti dan Komplek Perguruan Budhisjayanti yang menaungi TK / Paud, SD, SMP dan SMA di Jalan Gatot Subroto.[br]Termasuk pula komplek Masjid Baiturrahmah, Perguruan Muhamnadiyah dan Perguruan Panglima Polem Rantauprapat di Jalan KHA Dahlan.Tommy, wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD Labuhanbatu itu menyampaikan, dirinya ada menerima keluhan dari warga, terkait sering terjadinya banjir akhir-akhir ini.Karena itulah katanya, dirinya mengajak Kepala Dinas PUPR Labuhanbatu, Hendra Hutajulu, melihat langsung dimana sumber penyebab terjadinya banjir dan mencarikan solusi upaya mencegah banjir itu.[br]Setelah melihat langsung kondisi parit yang ada ditempat ini, Hendra memberikan solusi, akan melakukan pengerukan / mengeluarkan sendimen yang ada di parit tersebut dalam waktu dekat ini."Sendimen yang tebal di dalam parit, menghambat kelancaran arus air. Sehingga terjadilah luapan air (banjir) dibeberapa tempat", ucapnya.Karena itu katanya, dia akan melakukan pengerukan / cuci parit. Membuang sendimen, penghambat jalan air penyebab terjadinya banjir.Sementara itu, salah seorang perwakilan Yayasan Budhisjayanti, yang ikut mendampingi Hendra Hutajulu dan Tommy memantau kondisi parit penyebab banjir, Eddy Lim, mengucapkan terima kasih atas respon cepat dari Dinas PUPR maupun wakil rakyat, menanggqpi keluhan warga"Kami sepenuhnya menyerahkan solusj apa yang akan dilakukan Dinas PUPR, dalam mencegah kemungjinan terjadinya banjir ditempat kami ini dikemudian hari", ucap Eddy Lim. (yasmir)