MATATELINGA, Toba : Bawaslu Kabupaten Toba Sumatera Utara melakukan acara sosialisasi di Hotel Labersa Balige, Kamis, (31/10/2024).Acara sosialisasi yang dilaksanakan tentang Pengawasan Partisipatif Dan Peluncuran Peta Kerawanan Pemilu Di Wilayah Kabupaten Toba Dalam Rangka Pilkada Tahun 2024.Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Toba menghadirkan Daniel Dolok Sibarani mantan Bawaslu Kota Pematang Siantar. Dia dihadirkan sebagai narasumber dan juga sebagai pemerhati pemilu. Daniel memberikan sosialisasi dan gambaran banyaknya pelanggaran pemilu yang terjadi di Sumatera Utara.[br]Menurutnya, pelanggaran pemilu dalam pemilihan kepala daerah semakin bertambah dan semakin banyak seperti money politics, mencoblos dua kali, berita hoax, kampanye hitam, hilangnya hak pilih seseorang dan lainnya."Politik uang merupakan ancaman. Tapi jika politik uang sudah menjadi tradisi itu sudah sangat berbahaya," terang Daniel D. Sibarani.Hadir memberikan kata sambutan ketiga komisioner Bawaslu Sahat Sibarani, Japarlin Napitupulu dan Daniel Saron Pasaribu. S.HDalam kata sambutannya, Japarlin mengajak masyarakat agar menjaga kekondusifan pemilu."Salah satu indeks kerawanan pemilu adalah berita hoax. Wartawan pun diminta menyampaikan berita netralitas jurnalistik agar 29 hari ke depan kita akan melaksanakan pemilihan kepala daerah," ungkap Japarlin Napitupulu.[br]Menurutnya, jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran pemilu, maka yang pertama adalah ada pelopor melengkapi bukti laporan seperti video, foto dan pelapor merupakan pemilih harus memiliki KTP dan yang sudah terdaftar dalam DPT dan menceritakan kronologis kejadian yang diperlukan, maka bisa diproses di Bawaslu.Acara ini dihadiri oleh GAMKI, GP Ansor, pemilih pemula dan tokoh masyarakat, tokoh agama, kepemudaan serta dari TNI Polri.Acara berlangsung lancar dan dihadiri kejaksaan negeri Balige dan Polres Toba.