MATATELINGA,,Tanjungbalai: Andrinuka Saptana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungbalai, diduga tidak bersikap netral dalam pilkada. Dugaan ketidaknetralan itu menguat setelah tenaga honorer didinas tersebut tertangkap kamera dalam media sosial tengah berpartisipasi aktif dalam kegiatan politik praktis saat jam berlangsung.Selain itu, sikap Andrinuka dalam merespons pertanyaan wartawan juga dinilai tidak transparan. Ketika sejumlah wartawan mencoba mengkonfirmasi pernyataan Wali Kota sebelumnya, Andrinuka justru enggan ditemui dan baru bersedia setelah adanya aksi protes. Kamis, (14/11).[br]Bahkan, ketika akhirnya bersedia memberikan keterangan, Andrinuka terus menghindar dan menyarankan wartawan untuk mengajukan pertanyaan melalui PPID. Alasannya, ia perlu berkoordinasi dengan instansi terkait. Namun, ketika ditekan lebih lanjut, jawaban yang diberikan justru terkesan ragu dan tidak memuaskan.Terkait keterlibatan tenaga honorer dalam kegiatan politik praktis, Andrinuka hanya mengakui telah memberikan teguran. Namun, ia tidak menyebutkan sanksi tegas yang akan diberikan. Sikapnya yang cenderung menghindar dan tidak transparan ini semakin memperkuat dugaan ketidaknetralannya. (Riki)