Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kisah Haru Siswa MTsN 2 Asahan

Kisah Haru Siswa MTsN 2 Asahan

Syamsir - Jumat, 15 November 2024 14:38 WIB
Matatelinga.com
Mhd. Hafiz,
MATATELINGA, Asahan : Disebuah pinggiran kota dengan segala keriuhan dan lalu lalang kendaraan bermotor serta Anak-anak yang diantar oleh orang tuanya dengan Sepeda motor bahkan mobil ketika berangkat ke sekolah.

Ada salah seorang siswa yang menarik perhatian bernama Mhd. Hafiz, seorang siswa kelas 8A MTsN 2 Asahan mengayuh sepeda tua milik ayahnya setiap hari menuju sekolah dengan membawa dagangan yang diikat di belakang dengan jarak yang ditempuhnya sekitar 4 Km.

Sepeda itu terlihat usang, dengan cat yang memudar dan suara derit di setiap kayuhan,Tak jarang sepeda yang dipakainya rusak, bahkan ada juga beberapa guru yang secara inisiatif membantu memperbaiki bahkan membelikan peralatan dari sepeda yang rusak tersebut agar bisa digunakan kembali. Bagi Hafiz, sepeda ini adalah simbol semangat dan harapan.

[br]

Ketika di temui untuk dimintai pendapat tentang siswa tersebut Kepala MTsN 2 Asahan Drs. Daman Huri Lubis, M.Pd juga pernah suatu ketika pada pagi hari berkeliling memantau keadaan Madrasah, saat melihat sepeda terparkir di parkiran, lantas beliau bertanya kepada satpam itu sepeda milik siapa?

"Rahmad… ini sepeda siapa?"… jawab satpam " sepeda Hafiz pak anak Kelas 8A"

Karena melihat kondisi sepeda yang memprihatinkan kepala madrasah menyuruh satpam memanggil anak tersebut.

Selanjutnya Kepala Madrasah memberikan sejumlah uang untuk mengganti tempat duduk sepeda yang sudah rusak dan sayap depan yang berikat tali plastik.

[br]

Hafiz menceritakan kisahnya bahwa Setiap pagi ia bangun lebih awal untuk membantu menyiapkan dagangan yang telah dibuat ibunya untuk dia jualkan di sekolah. Ia menjual gorengan yang dibuat oleh ibunya itu. Setelah menyiapkan jualannya, ia bergegas menuju sekolah, berusaha menyeimbangkan antara belajar dan berdagang.

“Sepeda ini membawa aku ke sekolah dan juga membawa dagangan ku. Tanpa sepeda ini, aku tidak bisa melakukan keduanya,” kata Hafiz sambil tersenyum, meski nafasnya sedikit terengah.

Di sekolah, Hafiz dikenal sebagai siswa yang rajin dan penuh semangat. Meskipun waktu belajarnya terbatas, ia selalu berusaha keras untuk mendapatkan nilai baik. Teman-temannya sering membantu menawarkan dagangannya kepada teman yang lain sewaktu jam Istirahat dan mereka pun tertarik untuk membeli dagangannya, Walau terkadang dagangannya habis dan terkadang juga tidak habis.

“Ini semua untuk masa depan ku. Aku ingin melanjutkan sekolah dan membantu orang tua serta aku ingin membuat bangga kedua orang tuaku,” ungkap Hafiz.

Perjuangan Hafiz menjadi inspirasi bagi banyak siswa lain terkhusus siswa di MTsN 2 Asahan. Di tengah kesederhanaan, ia menunjukkan bahwa tekad dan kerja keras dapat mengubah hidup.

Hafiz bukan hanya sekadar siswa, tetapi juga contoh nyata bahwa mimpi bisa dicapai dengan usaha yang gigih. Dengan sepeda tuanya dan semangat yang membara,Hafiz melanjutkan perjalanan menuju masa depannya yang lebih cerah.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dr. Edy Junaedi, Aglomerasi Tabagsel Harus Diperkuat Sebelum Pemekaran Daerah

Berita Sumut

Pelari Mancanegara Terpukau Keindahan Danau Toba di Trail of The Kings UTMB 2026

Berita Sumut

Gerombolan Preman Serang Pabrik PT Belawan Indah, Puluhan Karyawan Terluka

Berita Sumut

Walikota Tebingtinggi Terima Penghargaan Dari KemenKum RI

Berita Sumut

MAN 1 Padangsidimpuan Raih Juara 3 Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026

Berita Sumut

Dishub Medan Mangkir RDP Bahas BRT, DPRD Kecewa