MATATELINGA, Tapteng: Kampanye akbar pasangan calon (paslon) Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) nomor urut 2, Masinton Pasaribu-Mahmud Effendi Lubis dihadiri masyarakat yang ‘tumpah ruah’ memadati lokasi Terminal Baru Pandan, Jumat (22/11/2024).Meski sempat diguyur hujan tanpa menyurutkan semangat pendukung dan simpatisan, paslon Masinton-Mahmud dalam kampanye terakhirnya berjanji akan membawa angin perubahan dengan cita-cita ‘naik kelas’ mewujudkan adil untuk semua.Masinton-Mahmud mengajak seluruh masyarakat pemilih agar bersama-sama melawan aksi penindasan atau penzoliman selama ini yang dialami rakyat Tapteng.Masinton-Mahmud juga mengingatkan kecerdasan masyarakat memilih calon pemimpin. Pemimpin harus berkualitas serta memiliki ide atau gagasan dan program untuk membangun Tapteng naik kelas.
BACA JUGA:Membelot di Pilkada, Empat Legislator PDI-Perjuangan Dipecat“Pemimpin itu harus bisa memberikan solusi atau jalan keluar terhadap kesulitan masyarakat, bukan malah menjadi beban buat masyarakat,” kata Masinton.“Tapteng berusia 79 tahun, tetapi kondisinya tertinggal jauh dari kabupaten baru dimekarkan. Kalau pemimpin tidak mengerti apa dikerjakan membangun daerah dan masyarakatnya, kita akan kesulitan meraih kebangkitan itu,” sebutnya.[br]Adapun janji paslon Masinton-Mahmud dalam orasi politiknya berupa;1.Mendirikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar pelayanan kesehatan cepat dinikmati masyarakat Barus, Manduamas, Sosorgadong, Sirandorung, Andam Dewi dan Barus Utara.2.Menyediakan alat eskalator di makam Papan Tinggi Kecamatan Barus, agar para orang tua dan anak-anak yang berziarah tidak perlu mendaki bukit melalui anak tangga.3.Mengatasi masalah petani dan pengangguran bagi anak muda desa.4.Mewujudkan pemerintahan adil dan siap melayani masyarakat, anti korupsi, anti pungli sehingga infrastruktur jalan, kesehatan serta pendidikan berkualitas.5.Memberantas pukat trawl selama ini merajalela di Tapteng, agar tidak mengganggu zona tangkap nelayan kecil, termasuk penataan distribusi BBM bagi nelayan kecil.6.Mengatasi kesulitan masyarakat petani memperoleh pupuk bersubsidi, alat pendukung dan infrastruktur pertanian.7.Menata pelayanan dan fasilitas lokasi pasar tradisional secara baik.8.Menata pengelolaan desa, kepala desa dan perangkat desa yang akan diarahkan menggunakan anggaran dana desa sesuai kebutuhan masyarakat tanpa penyimpangan.9.ASN dan tenaga honorer bebas dari segala potongan terhadap pendapatan, bahkan meningkatkan tunjangan penghasilan pegawai (TPP).10.Menghadirkan fasilitas internet ke seluruh pelosok desa serta menyediakan balai-balai latihan kerja agar siap kerja dan siap berwirausaha.