MATATELINGA, T.Tinggi :Saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tebingtinggi menggelar rapat tertutup terkait pembahasan pembagian susunan Komisi - Komisi, Senin (06/01/25). Terlihat sebanyak tiga fraksi meninggalkan ruang paripurna.
Rapat tertutup yang dipimpin Ketua DPRD Tebingtinggi Sakti Khaddafi Nasution didampingi Muhammad Ikhwan dan Husin dalam agenda penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) awalnya di hadiri seluruh anggota DPRD sebanyak 23 orang di tambah 3 pimpinan DPRD
Informasi yang diperoleh, dipertengahan pembahasan yang cukup alot tersebut sebanyak anggota dewan dari tiga fraksi keluar dan meninggalkan ruangan rapat.
[br]
Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi Muhammad Ikhwan juga terlihat ikut meninggalkan ruang rapat.
Adapun ketiga fraksi yang terlihat keluat meninggalkan ruang rapat yakni Fraksi Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat Persatuan Indonesia.
"Kita menyatakan keluar dari rapat karena susunan yang disampaikan tidak sesuai hasil rapat pimpinan dan Ketua Fraksi," kata Ketua Fraksi Nasdem Muhammad Azwar didampingi Ketua Fraksi Demokrat Persatuan Indonesia Zainal Arifin Tambunan kepada wartawan, Senin petang (06/01/25) .
Dikatakan Azwar, jika rapat tersebut tetap dilanjutkan dan diputuskan maka hasilnya tidak sah karena hampir separuh anggota dewan ikut keluar.
"Ada 13 anggota dewan yang menyatakan penolakan rapat tersebut," katanya.
Sementara itu, Zainal Arifin menegaskan rapat tersebut tidak sesuai dengan apa yang dibahas pada rapat pimpinan dan Ketua Fraksi. Jadi apapun hasil rapat yang dipimpin Ketua DPRD dalam penyusunan komisi - komisi itu tidak sesuai lagi dan dapat dikatakan tidak sah.(bas).