MATATELINGA, Rantauprapat : Omak-omak menggelar aksi damai sampaikan aspirasi beberapa hari lalu, meminta "lapo tuak" di Jalan Olahraga, Lingkungan Aeksiranda, Kelurahan Siringk-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu di tutup.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Internasional/rusia-dan-iran-akan-menandatangani-perjanjian-kemitraanMenanggapi aksi damai omak-omak menyampaikan aspirasinya tersebut, langsung mendapatkan tanggapan dari Kapilres Labuhanbatu, AKBP DR Bernhart L Malau SIK MH, langsung memberikan reaksinya.Melalui Kasi Humas, AKP Syafruddin, kapolres memastikan, lapo tuak yang terletak di Jalan Olahraga Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, segera ditutup pemiliknya.[br]“Polres Labuhanbatu telah menerima laporan dari masyarakat, mengeluhkan aktivitas lapo tuak tersebut. Setelah dilakukan dialog antara pihak terkait, pemilik usaha memutuskan menutup lapo tuaknya, sebagai respons atas tuntutan warga,” jelas Syafrudin.Langkah ini diambil, sebagai bentuk solusi damai untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan sekitar. AKP Syafrudin menambahkan, Polres Labuhanbatu akan terus memantau situasi, agar tetap kondusif pasca-penutupan lapo tuak tersebut.“Kami mengimbau masyarakat untuk, tetap menjaga hubungan baik dan mempercayakan penyelesaian masalah kepada pihak berwenang. Polres Labuhanbatu berkomitmen mendukung keamanan dan kenyamanan warga di wilayah hukum kami,” tutupnya.Penutupan lapo tuak ini diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan ketertiban umum sekaligus menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih harmonis di Rantauprapat. (yasmir)