MATATELINGA, Rantauprapat :Warga masyarakat lintas etnis dan agama, di Lingkungan Cut Meutia, Kelurahan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (9/2/2025) malam, bersuka ria merayakanTahun BaruImlek2025 bertepatan dengan 2576 Kongzili, atau disebut juga dengan tahun ular kayu.Dalam kegiatan perayaan imlek tersebut, warga masyarakat lintas etnis dan agama, membaur menjadi satu. Sehingga wajar bila kawasan ini ditetapkan sebagai kampung Pancasila.Sepanjang Jalan Cut Metia, seakan-akan berubah menjadi "kafe dadakan". Karena sebagaimana biasanya, dalam perayaan imlek, selalu diisi dengan kegiatan menyantap makanan.[br]Bukan saja makanan khas Hari Raya Imlek (Tionghoa), tetapi juga ada suguhan makanan kegemaran masyarakat. Seperti nasi goreng, bahkan pisang goreng tersedia ditempat ini.Tidak kurang 100 jiwa dari sekitar 300 jiwa warga Lingkungan Cut Meutia ini, berkumpul bersama keluarga dan warga masyarakat merayakan imlek.Salah seorang warga setempat, Eddy Lim alias Achun menyampaikan, seluruh biaya kegiatan ini, termasuk mwnyediakan makanan yang ada, sepenuhnya berasal dqri masyarakat. Bahkan untuk tukang masak makanan maupun minuman, dikerjakan oleh masyarakat secara gotong royong.Menurut Eddy Lim, dalam kegiatan syukuran merayakan imlek ini, terlihat pula hadirDanramil 08/Rantauprapat, Kapten Inf Guntur Wibowo SSos, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan setempat dan beberapa tokoh masyatakat lainnya.Sementara itu, menurut informasi dari berbagaj sumber,dalam kalender Tionghoa, tahun ini diperingati sebagai tahun Ular Kayu, dan diprediksi akan menjadi periode yang penuh dengan perubahan dan transformasi.Tahun ini tahun Ular Kayu, penuh dengan transformasi. Elemen kayu, yang melambangkan pertumbuhan, pembaruan, dan kreativitas, berpadu dengan karakter ular yang cerdas dan strategis.Dalam tradisi Tionghoa, ular dikenal sebagai simbol kecerdikan, kebijaksanaan, dan kemampuan beradaptasi.Penggabungan seekor ular dengan elemen kayu, menambah kelembutan serta dorongan untuk menciptakan solusi inovatif. (yasmir)