MATATELINGA, Belawan:Kapal pukat trawl dan sejenisnya bebas beroprasi dipantai Belawan,nelayan trasisionil susah menangkap ikan.Sebanyak 500 nelayan tradisionil menggeruduk Mako Detasemen Polisi Perairan dan Udara Polda Sumatera Utara dikawasan Jalan TM Pahlawan Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan, Kamis (13/02/2025).Penggerudukan kantor Detasemen Polisi Perairan Polda Sumatera Utara oleh KNTI Medan akibat petugas terkait tidak becusnya mengawasai perairan Belawan tempat mencari ikan nelayan tradisionil.Kapal kapal ikan diatas gros ton besar saat menangkap ikan diwilayah jona tangkap nelayan kecil dan akibatnya nelayan kecil saat menangkap ikan tidak memperoleh hasil sesuai harapan.BACA JUGA:
Dialog Penguatan Internal Polri: Merajut Kebhinnekaan dan Meneguhkan Nilai Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045Kapal ikan milik pengusaha besar yang menangkap ikan diwilayah tangkap nelayan kecil tersebut antara lain kapal pukat Harimau menggunakan jaring Trawl, kapal ikan tarik 2,kapal ikan pukat teri dan kapal jenis cakar.Menurut Basir ketua KNTI Medan,maraknya aktivitas kapal pukat trawl, pukat tarik dua di perairan Belawan tanpa dilengkapi izin resmi dari Pemerintahjelas Basir ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI).Aksi demonstrasi damai di depan markas Ditpolairud Polda Sumut ini disambut oleh sejumlah pejabat dan utusan dari KNTI langsung masuk kedalam kantor Ditpolairud Poldasu.Kemudian ratusan masa KNTI ini melanjutkan aksinya kekantor Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan.[br]Demonstrasi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri nelayan dari berbagai daerah. Mereka membawa spanduk dan poster yang menuntut penghentian operasi kapal kapal ikan bersekala besar yang menggangu parairan Belawan tempat nelayan kecil mencari ikan.Menurut ketua KNTI M. Basir, bahwa dengan beroperasinya kapal bersekala besar beroprasi tanpa izin telah merugikan nelayan kecil dan merusak lingkungan laut serta merugikan negara.Kami memprotes beroperasinya kapal yang , kami mintak supaya APH ( Aparat Penegak Hukum) terkait supaya menghentikannya, jika APH tidak mampu maka kami akan menertipkannya dengan cara kami, teriak anggota KNTI.Demonstrasi tersebut berlangsung secara damai dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas. Petugas keamanan yang berjaga di lokasi demonstrasi juga tidak melakukan tindakan represif terhadap para demonstran.Sementara itu, Ditpolairdasu, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjaitan, melalui KBO, AKBP Jenda K. Sitepu, menyahuti aspirasi masa nelayan.Kita sepakat menjaga laut kita. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak pemberi izin dan penegak hukum lainnya terkait apa yang disampaikan bapak bapak nelayan, kata Jenda menyahuti aspirasi pengunjukrasa.