Matatelinga - Binjai, Kelakuan yang ditunjukan guru penjaga sekolah ini memang benar-benar tak pantas ditiru. Tanpa memikirkan efek dari perbuatan jika terlihat oleh puluhan pelajar yang masih dibawah umur. Rinal Ahmad (25) warga Ir H Juanda, Kel.Mencirim Kec, Binjai Timur, yang merupakan guru penjaga sekolah ini asik menghisap sabu-sabu dilingkungan sekolah ketika proses belajar mengajar berlangsung, Senin (17/11/2014) siang.Ceritanya, siang itu sekitar pukul 13.30 WIB, Rinal ayah satu anak ini membeli sabu-sabu dari seorang pengedar, Gugun di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan, Simpang Keramat.Usai membeli sabu, Rinal membawa barang haram tersebut SD N 020276 tempat dia mengajar. Tanpa membuang waktu, dia lantas mempersiapkan alat hisap sabu (bong) untuk menyedot barang haram ini.Ternyata niatnya ingin menikmati barang ini terhenti seketika. Sebab, petugas kepolisian yang telah mengintainya langsung melakukan penyergapan. Pria berkepala botak dan memiliki tato di lengan kirinya ini lantas diciduk tanpa bisa melakukan perlawanan berarti dirinya langsung digiring ke Polres Binjai. Dihadapan petugas diakuinya, kalau kecanduan bnanrkoba jenis sabu-sabu ini sudah tiga bulan belakangan dideritanya. Awalnya dirinya hanya coba-coba dan nyatanya menjadi kecanduan. Sebab, jika menggunakan barang haram ini enak digunakan kerja seperti mengecat sekolah dan menjaga sekolah hingga malam hari tiba. "Baru tiga bulan belakangan ini aku pakai bang," terang terduduk lemas.Diakuinya, dirinya snagat menyesal atas segala perbuatanya ini. Tapi dirinya tidak menampik kalau kerap mengkonsumsi barnag haram ini bersama rekanya di lingkungan sekolah. "Nyesal aku bang, istriku gak tahu kalau aku mempergunakan barnag haram ini," cetus dia. Kapolres Binjai AKBP Marcellino Sampouw SH Sik melalui Kasat Narkoba AKP PS Simbolon, mengakui penangkapan yang dilakukan. Sayangnya, ketika dilakukan pengembangan si pengedar keburu kabur. "Iya, sayangnya pengedar keburu kabur ketika kita lakukan pengembangan. Tersangka kini kita amankan dan masih dalam pemeriksaan," tegas AKP PS Simbolon. (Mt)