Matatelinga - Binjai, Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) malam hari tadi berdampak naiknya sejumlah harga kebutuhan dapur rumah tangga.Di Binjai, Sumatera Utara, harga sayur mayur terus mengalami kenaikan harga, Selasa (18/14/2014).Di pasar tradisional pasar tavip Kota Binjai, Sumatera Utara, sejak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak oleh pemerintah,harga sejumlah kebutuhan dapur dan sayur mayur sudah mengalami kenaikan harga.Namun pasca pengumuman kenaikan harga BBM malam hari tadi, harga kebutuhan dapur dan sayur mayur terus mengalami lonjakan harga yang signifikan.Seperti harga cabe merah, dari harga Rp 25.000 rupiah, hari ini naik menjadi Rp 65.000 ribu rupiah perkilogram.Sedangkan harga cabe rawit, dari harga Rp 15.000 rupiah, kini naik menjadi Rp 22.000 rupiah perkilogram.Sementara harga tomat dari Rp 8.000 ribu rupiah menjadi Rp 12.000 rupiah, harga bawang putih dari Rp 10.000 rupiah menjadi Rp 15.000 rupiah, bawang merah dari harga Rp 20.000 rupiah menjadi Rp 24.000 rupiah perkilogram dan kentang dari Rp 8.500 naik menjadi Rp 10.000 rupiah perkilogram.Untuk cabe hijau dan sayur mayur lainnya, rata - rata mengalami kenaikan harga Rp 3000 rupiah perkilogramnya.Sejumlah pedagang mengaku bahwa kenaikan harga ini disebabkan karena kenaikan harga bahan bakar minyak oleh pemerintah, yang berdampak terus naiknya harga pengambilan sejumlah kebutuhan rumah tangga dari para agen.Sementara itu, ketua DPRD Kota Binjai, Zainuddin Purba menyayangkan naiknya harga bahan bakar minyak yang berdampak naiknya harga kebutuhan dapur dan kebutuhan pokok rumah tangga dan membuat rakyat menjadi susah.ketua dprd juga mengaku bahwa masih ada solusi lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah pusat tanpa harus menaikkan harga bbm yang bisa menyengsarakan rakyat.(Mt/Hendra)