MATATELINGA, TanjungbalaiI : Anggota DPRD Kota Tanjungbalai, H. Teddy Erwin, mendesak Walikota untuk segera melakukan penyegaran di Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai.Desakan ini dampak dari sejumlah persoalan yang terindikasi ketidakpahaman prosedur oleh pejabat di dinas tersebut.
"Tindakan Kadis Kesehatan soal usulan KLB yang ditolak kemenkes menandakan beliau tak paham prosedur. Seharusnya, beliau mengajukan kepada Walikota, barulah nantinya Walikota yang memutuskan," sebut Teddy saat dimintai tanggapannya, Rabu (26/2).
Menurut Teddy, penyegaran bertujuan untuk pembenahan sistem kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
[br]
Lebih lanjut, Teddy juga menyoroti beberapa persoalan lain yang dianggapnya menjadi alasan kuat untuk dilakukan penyegaran di Dinas Kesehatan. Salah satunya adalah kasus mobil ambulans yang saat ini masih ditahan di Mapolres Asahan terkait pembuangan limbah Medis."Kalau dari penilaian kita, layak dilakukan penyegaran. Kita sebut saja persoalan mobil ambulans yang saat ini masih ditahan di Mapolres Asahan terkait pembuangan limbah," ungkapnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai, dr. Nurhidayah Aritonang, diduga keras melampaui kewenangannya dengan mengusulkan penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri tanpa persetujuan kepala daerah. Tindakan ini memicu pertanyaan serius mengenai profesionalisme dan kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku.Dalih permintaan dari Dinas Kesehatan Sumatera Utara yang dikemukakan dr. Nurhidayah tidak dapat membenarkan langkahnya. Penetapan KLB seharusnya menjadi wewenang eksklusif kepala daerah, bukan keputusan sepihak kepala dinas, sesuai dengan Pasal 1 ke-6 Permenkes Nomor 1501/Menkes/Per/X/2010. (Riki)