MATATELUNGA, Rantauprapat: Mengawali tahun 2025, di bulan Februari ini, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Labuhanbatu, melakukan re-planting (penanaman ulang) bibit kelapa sawit, di lahan kebun milik persyarikatan.Kebun sawit milik persyarikatan Muhammadiyah itu, terletak di Kelurahan Padang Matunggi, Kecamatan Rantau Utara, dengan luas mencapai 10 hektar.BACA JUGA:
Sambut Ramadan, Polres Labusel Gelar Zoom Meting dan Bagikan Baksos"Hingga saat ini, sydah 700 batang, bibit kelapa sawit yang ditanam di kebun milik persyarikatan", ucap Ketua PD Muhammadiyah, H Johan SPd MM, disela-sela kegiatannya melakukan penanaman bibit kelapa sawit.Dia menyebutkan, saat ini banyak ditemukan pohon kelapa sawut yang sudah tidak produktif. Pohon yang tidak pruktif itulah, yang ditanam kembali.Menurut dia, sampai saat ini, jumlah bibit sawit yang sudah ditanam kembali berjumlah 700 pokok.Menurut dia, adapun peruntukan hasil dari kebun kelapa sawit ini, untuk persyarikatan Muhammadiyah Labuhanbatu, khusus untuk mengurangi beban biaya operasional LKSA Putera Muhammadiyah (Panti Asuhan Putera Muhamadiyah Labuhanbatu, yang berlokasi di Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.