MATATELINGA, Simalungun :Banjir bandang terjang wilayah objek wisata Parapat kabupaten Simalungun Minggu (16/03/2025), membuat warga masyarakat panik untuk mengevakuasi baik harta dan jiwanya, namun sikap tanggap dan gerak cepat militer dari Korem 022/PT , Forkopimda Simalungun serta unsur Kepolisian saling bahu membahu untuk melakukan proses evakuasi dan pemulihan, Senin (17/03/2025).Danrem 022/PT Kolonel (Inf) Tagor Rio Pasaribu dalam siaran persnya banjir yang terjadi didaerah Parapat ini akibat curah hujan yang sangat tinggi sejak siang hingga sore hari menyebabkan aliran sungai "Gaga" tidak mampu menampung debit air hujan tersebut sehingga air meluap ke jalan raya dan merendam sejumlah kawasan pemukiman serta fasilitas umum, tidak hanya itu, luapan air membawa bebatuan yang besar dikawasan penduduk dengan menutup akses jalan dan merusak berbagai infrastruktur, ujarnya[br]Danrem 022/PT Kolonel (Inf) Tagor Rio Pasaribu dalam siaran persnya juga mengatakan dalam menghadapi situasi darurat ini, Korem 022/PT bersama dengan unsur Forkopimda Kabupaten Simalungun segera turun tangan melakukan evakuasi material batuan, lumpur, dan sampah yang menggenangi jalan raya dan saluran pembuangan, serta membersihkan fasilitas vital untuk memastikan akses transportasi kembali normal, serta warga masyarakat yang terdampak, TNI akan terus dan senantiasa bersama rakyat yang didampingi Babinsa, dan hingga saat ini TNI dan unsur lainnya masih terus melakukan pembersihan dan diupayakan kelancaran arus lalin di daerah ini segera pulih sehingga akses perekonomian dapat berjalan normal, ungkapnya (tim.put/dieks)