Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
4 Pria Ngaku Polisi Aniaya Tamu Hotel Lorena Bandar Baru

4 Pria Ngaku Polisi Aniaya Tamu Hotel Lorena Bandar Baru

Redaksi - Kamis, 20 Maret 2025 09:33 WIB

MATATELINGA, Sibolangit : Empat pria ngaku polisi merampok dan menganiaya tamu Hotel/Bungalow Lorena, Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 02:00 WIB.

Peristiwa bermula saat korban, Revi Rinaldo (27) warga Batang Toman Jorang Simpang Empat, Pasaman Barat, Padang, Sumatera Barat bersama temannya Ahmad Ramadan menginap di Bungalow Lerena.

“Mereka menginap untuk beristirahat karena keesokan harinya ingin mengambil barang ke Berastagi, ” kata Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Handel Sembiring dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/3/2025) malam.

Sekitar pukul 02:00 WIB, korban keluar kamar untuk mengambil baju di dalam mobil. Saat bersamaan, datang salah seorang pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox BK 2747 AMB langsung menarik korban di depan kamar kemudian membawanya ke pos jaga hotel.

[br]

Di situ korban dianiaya pelaku. Tak lama datang tiga teman menggunakan mobil Avanza warna putih turun dari mobil langsung menganiaya dengan cara memukuli korban di bagian wajah dan dada korban.

Korban berteriak minta tolong, mendengar korban minta tolong, teman korban keluar dari kamar. Pelaku lantas mendatangi teman korban menggunakan sebilah pisau dan menganiaya teman korban hingga babak belur.

Setelah menganiaya, korban dan temannya dimasukan ke dalam mobil. Saat itu korban bertanya, “Mau dibawa ke mana kami, pak,” ? Lalu pelaku menjawab, “Diam kau kau, kami polisi,” jawan pelaku sembari memukul hidung korban hingga berdarah.

Selanjutnya korban dan temannya dibawa ke Perkemahan Pramuka Sibolangit. Sesampainya di sana, keempat polisi gadungan itu memeras korban dengan cara mengambil uang korban Rp sebesar Rp 190.000.

[br]

Kemudian pelaku berkata kepada korban, “Kalian mau dibawa ke Kantor Polisi atau mau damai di sini,”?.

Karena ketakutan dan merasa terancam, korban mengatakan ” Di sini aja, pak. Lalu pelaku meminta uang tebusan Rp 30 juta. Karena korban tidak memiliki uang sebanyak itu, para pelaku lalu membawa korban ke dalam hutan Perkemahan Pramuka.

Di situ pelaku berkata kepada korban, “Telepon keluarga kalian, suruh kirim uang”. Karena ketakutan dan diancam menggunakan pisau, korban menelepon keluarga dan dikirim uang Rp 3.000.000 ke mbanking Brimo korban, lalu uang tersebut dikirim ke akun DANA milik salah seorang pelaku.

Teman korban juga dipaksa pelaku untuk meminta uang ke keluarganya, tak lama kemudian adik teman korban mengirim uang sebanyak Rp 1.000.000 ke DANA pelaku. Usai memeras para korban, pelaku mengambil paksa handphone milik korban, lalu mereka ke mobil dan menurunkannya di pinggir jalan.

“Korban sudah melapor ke Polsek Pancur Batu, ” kata Handel

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Gerebek Markas Narkoba, Petugas Diserang Batu dan Panah di Belawan

Berita Sumut

JPU Tuntut Bripda JGS Hukuman Penjara 1 tahun 2 Bulan Dengan Denda Rp 55 Jutaan

Berita Sumut

THM Phantom Ditutup Diduga Terbukti Sarang Narkoba

Berita Sumut

Tiga Residivis Digulung Polisi

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU