MATATELINGA, Damuli Kebun: Warga gempar. Penemuan dua sosok mayat berjenis kelamin pria, diduga tewas karena tersengat arus listrik, dalam areal perladangan sawit milik warga, di Jalan Aekronggas, Dusun IA, Pasar I Sukamulia, Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin (4/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB pagi.Dikabarkan, penemuan dua jasad pria dalam perladangan sawit warga itu, bermula saat Muhammad Aulia Rahman, baru saja pulang shalat subuh dari Masjid Baiturrahman, di Pasar I, Desa Damuli Kebun.Sesampainya di rumah, Muhammad menemukan tiba-tiba aliran listrik dalam keadaan mati. Dan ketika itu, dia juga mendengar adanya suara sambaran listrik yang keras, dari arah luar rumahnya.BACA JUGA:
Diwarnai Aksi Penolakan Dari "Omak-omak", Polsek Panai Hilir Tetap Mengamankan Dua Pria IniSesaat itu, Muhammad juga melihat cahaya api menyala, dari arah petladang milik nyonya Berta Sibarani. Muhammad kemudian membangunkan ayahnya, bernama Dedi Susanto, yang kemudian keluar rumah untuk memastikan kejadian tersebut.Dedi menyaksikan api yang menyala itu, berasal dari ladang sawit dan selanjutnya dia memanggil tetangga. Tiba di lokasi, mereka melihat sebuah egrek (alat pemotong buah sawit) sepanjang sekitar 14 meter, tergantung di kabel listrik PLN. Setelah itu, Dedi menghubungi petugas PLN untuk mematikan aliran listrik.Setelah aliran listrik diputus, saksi dan warga mendekati titik api dan menemukan dua jasad pria tersebut. Korban pertama diketahui bernama Nasib Dy alias Nasib, 41 tahun, ditemukan, tergeletak dengan kondisi kaki kanan terbakar hingga betis.Sedangkan korban kedua, Riswan Fauzi alias Ozi, 25 tahun, ditemukan dalam posisi yang sama, namun tanpa luka bakar yang terlihat.[br]Setelah diberitahu wargda, keluarga korban datang ke lokasi kejadian dan membawa kedua jenazah pulang ke rumah duka.Berdasatkan pemeriksaan yang dilakukan tenaga medis dari Puskesmas Gunting Saga, Nasib Dy mengalami luka bakar pada kaki kanan hingga putus, luka bakar di ujung kaki kiri, serta luka bakar di lengan kiri.Sedangkan kondisi tubuh korban Riswan Fauzi, tidak ditemukan luka bakar, hanya terdapat kaku pada tubuhnya.Atas permintaan pihak keluarga, kedua jenazah tidak dilakukan otopsi dan diterima dengan ikhlas. Pihak keluarga juga telah menandatangani surat pernyataan terkait kematian kedua korban.Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, satu buah egrek gagang fiber dengan panjang sekitar 12 meter.Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Nelson Silalahi yang dikonfirmasi terkait peristiwa itu membenarkan. "Dua orang meninggal dunia," ujarnya.