MATATELINGA, Belawan: Sebanyak. 200 orang massa dari 3 Kelurahan di Belawan memblokir pintu gerbang PT STTC Medan di Jalan Raya Pelabuhan Belawan,Kamis sore (27/03/2025.)Akibat pintu gerbang STTC Seratusan warga, Jalan Raya Pelabuhan Belawan menjadi macet total oleh sejumlah truk trado, treler,dam truk baik yang akan keluar dari Pelabuhan Belawan menuju kejalan Tol Medan dan sebaliknya.Menurut komando aksi,Ambe Jali, mengatakan bahwa pintu gerbang PT STTC tersebut diblokir warga karena pihak perusahan STTC Medan tidak bersedia menerima utusan warga yang akan berdialok.BACA JUGA:
PT Pelindo Regional 1 Memastikan Pengalaman Mudik Lebaran Yang Aman Dan NyamanWarga mintak agar PT STTC menghentikan penimbunan puluhan hektar kolam kolam/Tambak ikan dan udang milik warga, bukan hanya kolam/tambak saja yang ditimbun tetapi sungai yang ada dikawasan Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan Kota Medan itu ditimbun oleh PT STTC.Akibatnya pemilik kolam/tambak mengalami kerugian seratusan juta rupiah karena tidak bisa lagi memperoleh rezky dari kolam/ tambak.Selain itu bila air pasang ROB, airnya menggenangi 3 Kelurahan antara lain Kelurahan Belawan Bahari,Kelurahan Belawan Bahagia dan Kelurahan Bagan Deli. Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.[br]Aksi pemblokiran jalan oleh seratusan wanita dan pria, mereka membentangkan spanduk yang isinya PT STTC sangat tidak manusiawi dan PT STTC saat menimbunnya tidak memiliki ijin yang resmi dari Pemko Medan.[adsensr]Aksi pemblokiran jalan membuat petugas Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek sempat sibuk dan melakukan pengawalan exstra ketat saat aksi unjuk rasa damai ini.Aksi pemblokiran pintu gerbang PT STTC langsung ditinjau oleh Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra dari Praksi Golongan Karya. Hadi Suhendra, mintak kepada perusahan PT STTC segera menghentikan pebimbunan kolam/ tambak ikan dan udang milik warga.Bukan hanya kolam ikan atau tambak saja yang ditimbun tapi sunga juga ditimbun.Hal tersebut disampaikan saat berdialok dengan utusan PT STTC Medan tapi tidak menuai hasil yang diharapkan.Ambe Jali menambahkan jika permohonan warga tidak ada tindak lanjutnya.,Maka massa akan mendatangi kantor Wakikota Medan dan kekantor Gubenur Provinsi Sumatera Utara dan akan mengerakan warga sebanyak banyaknya.Pak Walikota Medan dan Bapak Gubenur,tolonglah kami ini yang rumah kami direndan air pasang ROB akibat penimbunan tersebut.Usai melakukan aksinya seratusan warga dari ketiga Kelurahan yang di Kecamatan Medan Belawan kembali dengan tertif kekelurahannya masing masing menggunakan mobil Pic Up dan sejulah sepeda motor.