MATATELINGA, Medan : Ditemukannya satu unit rumah yang dimodifikasi menjadi loket-loket untuk menjual narkoba di Jalan Proyek, Bagan Deli ternyata sudah beroperasi hampir satu tahun. Temuan tersebut semakin diperkuat setelah IN (58), warga Bagan Deli, Kecamatan Belawan selaku pemilik loket dan pengedar narkoba ditangkap Ditres Narkoba Poldasu, Minggu (13/4/2025) lalu.Hal tersebut disampaikan Dirres Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Jeans Calvijn Simanjuntak. Menurutnya, loket-loket peredaran narkoba itu sudah berlangsung selama 1 tahun tanpa ada gangguan dari aparat atau oknum petugas karena dibeking oknum-oknum aparat.
“Memang selama satu tahun ini loket-loket itu aman karena ada yang beking yaitu oknum-oknum aparat,” kata Kombes Pol Calvijn Simanjuntak pasca konfrensi pers, Senin (14/4/2025).Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pihaknya masih menganalisa dan menyelidiki keterlibatan oknum aparat membeking loket peredaran narkoba itu. Bandar narkoba IN alias Ilul saat ditanyai Kapoldasu Irjen Whisnu Hermawan Februanto di Polda Sumut untuk mendapatkan informasi akurat terkait hal tersebut.“Kita akan melakukan kerjasama dengan aparat terkait untuk menyelidiki keterlibatan oknum-oknum aparat tersebut,” tandasnya.
[br]
Pihaknya juga tengah membuat garis polisi di lokasi penjualan sabu-sabu tersebut. Dia berharap peran serta masyarakat sekitar dan warga Belawan untuk tetap mengawasi lokasi itu agar supaya tidak dijadikan lagi sebagai loket penjualan narkoba jenis sabu-sabu.“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan agar supaya peredaran narkoba dapat ditekan. Polisi akan terus berupaya sebagai komitmen terus membasmi peredaran narkoba tanpa pandang bulu,” tegasnya.Tersangka IN juga mengaku sudah lama menjadi pengedar narkoba di daerah Bagan Deli dan kawasan kecamatan Belawan.
Setiap hari, IN alias Ilul bisa memperoleh penghasilan minimal Rp.1,4 juta bersih setiap hari. Hasil dari bisnis haramnya itu digunakan untuk keperluan keluarganya termasuk saat Idul Fitri membelikan pakaian anak-anak dan merenovasi rumah menjadi loket-loket untuk bisa menjual narkoba.“Kemarin, untuk keperluan membeli pakaian lebaran anak-anak. Setiap harinya bisa untung Rp 1,4 juta,” ujar IN saat dihadirkan di Mapolda Sumut, Senin (14/4/2025).Ilul mengaku, loket-loket itu seperti penjualan tiket pada umumnya yang hanya ada satu lobang kecil muat satu tangan untuk transaksi
Dia (IN) adalah tersangka kasus narkoba yang sempat melarikan diri setelah dipaksa lepas oleh sekelompok Orang Tak Kenal (OTK) saat penggerebekan di Bagan Deli Medan Belawan beberapa waktu lalu.Tersangka IN ditangkap pada 13 April 2025 di Jalan Akasia, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai), setelah melarikan diri ke Riau. Dimana pada awalnya, (9 April 2025), Polres Pelabuhan Belawan menangkap tiga pelaku peredaran narkoba di Jalan Proyek, Bagan Deli. Namun, saat penggeledahan berlangsung sekelompok orang menyerang petugas dan membakar dua unit sepeda motor dinas sehingga dua pelaku lain, termasuk IN, terpaksa dilepaskan di lokasi.Polda Sumut bersama TNI kemudian melakukan operasi gabungan pada 11 April 2025 dan berhasil mengamankan tujuh pelaku penyerangan. Seluruh pelaku kini diamankan di Polres Belawan untuk proses lebih lanjut