MATATELINGA, Aeknabara : Banjir yang merendam puluhan rumah warga dan mengganggu arus lalu lintas, di Dusun Pancasila, Desa N-4 dan Dusun Emplasemen,q Desa Pondok Batu, Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Minggun(29/4/2025) pagi kemarin, menyisakan duka yang mendalqm bagi keluarga korban.Pasalnya, satu anak bernama .Alqori,15 tahun, siswa kelas 3 salah satu SMP didaerah tersebut, warga Dusun Cinta Makmur, Desa Pondok Batu, yang hanyut saat banjir terjadi, hingga Senin (21/4/2025) pagj ini belum diketahui nasibnya.Alqori, hanyut ketika mandj-mandi bersama lima temannya, di anak sungai dekat rumah korban. Empat teman korban yang juga mandi ketika itu berhasil selamat.[br]Pencarian korban telah dilakukan hingga malam hari oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres Labuhanbatu, Kodim p3p9 / LB dan masyarakat setempat.Sebelumnya, menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kabupaten Labuhanbatu, banjir mulai terjadi didaerah itu sekitar pukul 08.30 WIB, setelah saluran air dan drainase di kawasan ini, meluap akibat tersumbat.Akibat banjir yang terjadi di sekitar Aeknabara, ibukota Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, air bahkan sampai menggenangi jalan lintas Sumatera, dan sempat menyebabkan kemacetan arus lalulintas.“Banjir disebabkan curah hujan tinggi, sejak Sabtu (19/4/2025( malam, yang membuat parit dan selokan meluap karena saluran drainase yang tumpat. Air melimpah ke badan jalan dan pemukiman warga,” tulis tim Pusdalops.Sekitar 68 kepala keluarga, terdampak akibat banjir tersebut. Sebelumnya,bsempat dikabarkan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Kondisi di beberapa titik, sempat dilaporkan cukup parah, bahkan air mencapai atap rumah warga.Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Labuhanbatu bersama unsur kelurahan, kepolisian, TNI, dan warga setempat, melakukan peninjauan lapangan serta pendataan awal.Kondusi banjir pada Senin (21;6/4/2025) pagi ini, dilapirkan sudah surut. (yasmir)