MATATELINGA,Pakpak Bharat:Satu orang lagi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) minibus terjun ke jurang di Kabupaten Pakpak Bharat ditemukan, Jumat (2/5/2025) petang.Korban pria diketahui bernama, Zuato Balkiah (37), warga Jalan RD Wijaya Kompleks Guru Kebun Kopi No. 37 Keluarga/Desa The HOK Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Provinsi Jambi.
BACA JUGA:Polsek Serbalawan Bubarkan Balap Liar di Jalur Medan-tebing Tinggi: Upaya Preventif Cegah KecelakaanKapolres Pakpak Bharat, AKBP Pebriandi Haloho melalui Kapolsek Sukaramai AKP Sukanto Berutu didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukaramai Ipda Dian Lesmana menuturkan, jenazah korban ditemukan oleh warga pemancing."Satu lagi diduga korban laka tunggal minibus nomor polisi D 1217 SHJ di jalan Provinsi Dusun Lae Mbentar Desa Tanjung Mulia Kecamatan STU Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumut ditemukan," katanya, Sabtu (3/5/2025).[br]Dijelaskannya, jenazah korban pertama kali ditemukan Kamal bersama sejumlah temannya saat memancing di aliran Sungai Kedabuhen Lae Kombih Desa Jontor Kecamatan Penanggalan Provinsi Aceh."Saksi melihat ada mayat yang mengambang, namun tidak dapat di kenali," sebutnya.Selanjutnya, Kamal bersama temannya melapor ke Polres Subulussalam dan diteruskan ke Polres Pakpak Bharat, BPBD Subulussalam. Bersama komunitas Arung Jeram Lae Kombih, evakuasi dilakukan.Melalui Medan yang sulit dan arus air sungai sangat deras, akhirnya mayat berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Kota Subulussalam.[br]Saat ditemukan tubuh mayat tidak dapat dikenali lagi. Namun, keterangan pihak keluarga terlihat ciri - ciri pakaian berupa celana panjang jeans dan ikan pinggang masih melekat."Mayat tersebut dikenali pihak keluarga sebagai Zuato Balkiah," terangnya.Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga."Dari ketiga korban laka lantas tunggal minibus tersebut, dua diantaranya sudah berhasil di temukan," paparnya.Keduanya adalah, Herry Purnomo dan Zuato Balkiah. Sedangkan satu korban lagi atas nama Kiki Permadi sampai saat ini masih dalam pencarian."Mari kita doakan bersama agar korban yang terakhir ini dapat kita temukan," pungkas Ipda Dian Lesmana.