MATATELINGA, Asahan: Sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas di perlintasan Kereta api yang merenggut jiwa, hal ini Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Wakil bupati Asahan bersama pihak management PT.KAI dan Balai Tehnik Perkereta Apian kelas 1 Medan (BTP Medan) membangun tiga unit Palang Pintu Perlintasan atau Jalur Perlintasan Langsung (JPL), Senin (19/05/2025).Wakil bupati Asahan Rianto dalam keterangannya mengatakan Pemerintah Kabupaten bersama dengan pihak management PT.KAI melalui Balai Tehnik Perkereta Apian kelas I Medan wilayah Sumbagut telah memasang tiga titik Palang Pintu Perlintasan atau Jalur Perlintasan Langsung diantaranya berada di perlintasan KM 2+250 jalan Syech Hasan atau jalan Bhakti, dan di perlintasan KM 3+096 jalan Marah Rusli Mutiara Kisaran dan satu lagi berada di KM 5+540 desa Sei Alim Harsak kecamatan Air Batu Asahan, ujarnya.
BACA JUGA:Banyak Aset Pemerintah Yang Kabur, Bupati Asahan Perintahkan Pengadministrasian Aset DitataRianto juga mengatakan peresmian penggunaan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) atau yang disebut oleh masyarakat Palang Pintu tersebut untuk digunakan dan dioperasikan dengan baik, mari kita jaga bersama fasilitas ini demi untuk menjaga keselamatan banyak orang yang melintasi perlintasan tersebut.Pembangunan palang pintu perlintasan yang dilakukan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Medan (BTP Medan) juga sebagai sarana pendukung keselamatan berlalu lintas dan merupakan bagian dari upaya pemerintah dan PT KAI untuk meminimalisir risiko kecelakaan di perlintasan kereta api.Dengan cara memberikan rambu-rambu peringatan, palang pintu, dan adanya petugas yang menjaga perlintasan, dan diharapkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap keselamatan jiwa saat melintasi perlintasan baik yang terdapat palang pintu maupun tidak ada tetap senantiasa waspada dan jangan lupa jika hendak melewati perlintasan Kereta Api, ungkapnya (dieks)