MATATELINGA, Humbahas :AKBP Arthur Sameaputty SIK, yang dipercayakan oleh Kepala Kepolisian (Kapolri) sebagai Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) di Kabupaten Humbang Hasundutan, mengatakan akan mengemban amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.Mantan Kapolres Poso ini juga menambahkan, akan memprioritaskan pembenahan internal terlebih dahulu. Selain, masalah persoalan sengketa tanah, pengungkapan tindak kriminal, mulai narkoba, dan pidana khusus (korupsi)." Kita akan benahi di internal lebih dulu. Selain, menjadi perhatian dan prioritas sekaitan persoalan sengketa tanah, dan pengungkapan tindak kriminal," ujarnya, Rabu (21/5) sore diruang kerja.[br]Menurutnya, ia berkeinginan melindungi masyarakat Humbahas ,dan menghilangkan di mata masyarakat image yang jelek tentang kinerja polisi." Jadi dari internal dulu, sembari kita kita benahi, sembari juga menjadi perhatian dan prioritas pengungkapan kasus,"Dikatakannya, dari melindungi masyarakat, ia berkeinginan menciptakan kenyamanan. Semisal, persoalan mengenai lahan sengketa.Untuk penanganan sengketa tanah, terlebih dahulu ditangani Bhabinkamtibmas masing-masing wilayahnya berupa mediasi.Dalam penanganan itu, kata dia, tidak bisa dilakukan oleh polisi, juga akan melibatkan pihak terkait lainnya, yakni tokoh masyarakat, serta pemerintah setempatnya.Dengan demikian, dari mediasi hingga mempermudah penyelesaian sengketa permasalahan lokal wilayahnya dengan sistim kekeluargaan melalui Bhabinkamtibmas dengan monitor Kapolsek.Hal itu dilakukan oleh Arthur, agar persoalan sengketa tanah tidak berujung ke pidana ataupun perdata."Meskipun personil kita terbatas dengan jumlah, namun kita akan galakkan kembali Bhabinkamtibmas, meski satu Polisi empat desa menunggu penambahan personil," ujarnya.Selain itu, untuk menjadi perhatian prioritasnya yang dilakukan oleh Arthur selama bertugas di Humbang Hasundutan pengungkapan kriminal yang lebih baik di wilayah hukum Polres setempat.Namun, biarpun tindak pidananya di wilayah hukumnya dinilainya relatif kecil dibanding didaerah lain, masalah cukup besar adalah bagaimana menekan lakalantas." Kasus Kecelakaan cukup tinggi, dan ini disebabkan , mulai dari faktor kelalaian berkendara dengan murang memperbaiki kendaraannya semisal alaman remnya atau mesinnya. Selain, faktor jalan yang harus menjadi prioritas pemerintah," katanya." Untuk menekan angka lakalantas, kita akan melakukan sosialisasi, mulai ke sekolah, masyarakat," tambahnya.Pun demikian, untuk memenuhi kenyamanan di Humbang Hasundutan, Ia berjanji akan terlebih dulu membenahi internal kepolisian baru melangkah penanganan kasus." Sebab tidak mungkin menyelesaikan masalah masyarakat jika dijajaran bawahan masih semrawut. Jika ada bawahan neko neko tidak melakukan sesuai fungsi dan tugasnya akan direvitalisasi apa lagi menyangkut pelayanan terhadap pelaporan masyarakat," tukas mantan Densus 88 itu.