Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Suami Istri dan 5 Orang di tetapkan Polisi Tersangka
PRT dibunuh

Suami Istri dan 5 Orang di tetapkan Polisi Tersangka

Admin - Jumat, 28 November 2014 18:09 WIB
Matatelinga.com
Kapoldasi Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo
Matatelinga - Medan, Setelah dilakukan pemeriksaan secara marathon, Polisi akhirnya menetapkan 7 tersangka dalam perkara penganiayaan yang menewaskan seorang pembantu rumah tangga (PRT) di Medan. Dua di antaranya pasangan suami istri yang merupakan penyalur tenaga kerja."Saya sampaikan bahwa sampai saat ini sudah kita amankan 7 tersangka. (Perbuatan) itu menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo di Mapolresta Medan, Jumat (28/11/2014) sore.Empat dari tujuh tersangka masih satu keluarga, yaitu Syamsul Anwar dan istrinya Radika, anaknya M Tariq, dan ponakannya Jakir. Tiga lainnya adalah dua pekerja yaitu Kiki Andika dan Bahri serta seorang sopir bernama Fery.Syamsul Anwar dan Radika dinilai sebagai pelaku utama. Sementara yang lain turut membantu perbuatan mereka.Para tersangka ini diduga telah memperlakukan pembantu rumah tangga yang juga disalurkannya dengan cara tidak manusiawi. Mereka disangka melakukan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Cici (30), seorang pekerja asal  Jawa Tengah pada 28 Oktober lalu. Perempuan itu kemudian dibuang ke kawasan Karo dan mayatnya  ditemukan sebagai Mrs X pada 31 Oktober 2014.  "Korban dikuburkan di pemakaman di Kabanjahe. Rencananya akan diautopsi," kata Eko.Dia memaparkan kasus ini masih dikembangkan. Hingga saat ini korban yang tewas baru satu orang.Polisi menjerat ketujuh tersangka dengan Pasal 351 ayat (3) jo 338 KUHP dan 351 KUHP, dan UU KDRT. "Soal dugaan tindak pidana trafficking, masih kita selidiki lebih lanjut," jelas Eko.Seperti diberitakan, terungkapnya kematian Cici merupakan buntut dari penggerebekan rumah milik penyalur tenaga kerja  CV Maju Jaya di Jalan Beo simpang Jalan Angsa/Madong Lubis, Kamis (27/11) sore.  Dari rumah milik Syamsul Anwar itu diselamatkan tiga PRT perempuan, yaitu Endang Murdaningsih (55) asal Madura, Anis Rahayu (25) asal Malang, dan Rukmiani (43) asal Demak.Kondisi ketiga perempuan itu memprihatinkan. Mereka  mengaku kerap disiksa dan pernah diberi makan dedak. Gaji mereka selama bertahun-tahun bekerja di sejumlah lokasi juga tidak pernah dibayarkan.Selain mengaku kerap dianiaya, ketiga PRT itu juga menginformasikan kepada polisi ada rekan mereka bernama Cici tewas setelah dianiaya pada Agustus 2014. Perempuan itu kemudian dibawa dengan salah satu mobil milik Syamsul Anwar.Informasi dari pekerja perempuan ini kemudian diselidiki polisi. Mereka akhirnya memastikan adanya pekerja yang tewas. (Mt/Taufik.s)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Berita Sumut

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur

Berita Sumut

Bupati Soekirman Ajak Peserta Tingkatkan Keterampilan Untuk Menambah Penghasilan Keluarga

Berita Sumut

Bupati Soekirman Himbau ASN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Sumut

Pengunjung dan Pasien RS Royal Prima Berhamburan Keluar

Berita Sumut

Dibanderol, Harga Emas Naik Rp599 Ribu/Gram