MATATELINGA, Asahan :Seorang lelaki dewasa "Darman" (58) warga dusun VIII desa Rawang Lama kecamatan Rawang Panca Arga ditemukan tewas tergeletak di tempat tidur dengan kondisi tangan dan kakinya terikat serta mulutnya dibekab dengan menggunakan baju kaos.Selanjutnya korban dievakuasi serta dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna untuk dilakukan otopsi, Jum'at (30/05/2025/.Keterangan Kanit Jatanras Satreskrim Polres Asahan Ipda Asido Nababan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat seorang lelaki dewasa bernama "Darman" (58) warga dusun VIII desa Rawang Lama kecamatan Rawang Panca Arga, dengan kondisi tangan dan kakinya terikat serta mulutnya dibekab selembar kain, ujarnya.
BACA JUGA:Kasus Pembunuhan Terapis Kusuk Lulur, Ini PelakunyaKanit Jatanras Satreskrim Polres Asahan Ipda Asido Nababan juga mengatakan unit Jatanras Polres Asahan dalam perkara ini hanya membantu proses penyidikan yang dilakukan unit Reskrim Polsek Kota Kisaran untuk dapat mengungkap peristiwa tersebut.Sementara Kapolsek Kota Iptu Syamsul Bahri juga membenarkan adanya peristiwa yang diduga peristiwa pembunuhan dan ditengarai adanya unsur perampokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain dengan korban "Darman" (58) warga dusun VIII desa Rawang Lama kecamatan Rawang Panca Arga Asahan.Dari hasil keterangan para saksi pada Jum'at 30 Mey 2025 sekira pukul 07.30 wib, saksi Ngadikan ada mendatangi rumah korban untuk mengajak bekerja di ladang pisang, namun rumah tersebut masih tutup dan terkunci, dan saksi selanjutnya mencoba masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang yang sudah terbuka dalam keadaan gelap, sehingga saksi kembali dan menceritakan kepada isterinya.[br]Selanjutnya saksi menyalakan lampu penerangan dan melihat korban tergeletak di dalam kamar dalam posisi terlungkup , melihat hal tersebut saksi memberi tahukan kepada warga dan kepala dusun setempat ,serta pihak kepolisian Polsek Kota .Selanjutnya tim identifikasi Polres Asahan melakukan olah tempat kejadian dari mulai ditemukan korban dengan keadaan kaki tangannya terikat menggunakan kain dan telungkup serta dibagian kening korban terdapat luka dan mulut dibekab.Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi guna untuk memastikan penyebab kematian korban, untuk lebih rinci silahkan hubungi bagian humas Polres Asahan , tukasnya menutup selularnya