MATATELINGA, Arab Saudi : Seluruh jemaah haji Kelompok Terbang 19 Kuala Namo (KNO) Medan, asal Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, lengkap melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, pada tanggal 9 Dzulhijjah 1446 H / 5 Juni 2025 kemarin.]adsense]Demikian disampaikan Ketua Rombongan (Karom) 5, H Muhamnad Sofyan MA, langsung dari tanah suci Mekah Almukaramah, Saudi Arabia, kepada median online https:/)MATATELINGA com, Kamis (5/6/2025) malam WIB / sore aktu Arab Saudi.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Lifestyle/kapolres-labuhanbatu-selatan-salurkan-hewan-kurban-dari-kapolda-sumut-ke-ponpes-ar-rasyid-pinang-awan"Yangmenggembiran, jamaah haji keloter 19, asal Labuhanbatu dalam keadaan lengkap, yaitu berjumlah 360 orang. Semoga keadaan ini tetap sampai usai rangkaian haji dan kembali ke tanah air", tulis Sofyan dalam pesan singkat yang dikirimnya melalui aplikasi WhatsApp.[br]Sofyan juga menyampaikan, pada waktu di Padang Arafah, dia mendapat kepercayaan menjadi khatib, menyampaikan khutbah wukuf. Katanya, adapun judul khutbah yang disampaikannya itu, yakni "Perbanyak istighfar dan doa di Arafah ini". Khutbahnya ini, disampaikannya untuk jamaah pria.Sedangkan untuk jamaah wanita asal Labuhanbatu, yang bertindak sebagai khatib menyampaikan khutbah, yaitu :ustadz H.Tukino S.Sos.I, M.Sos.I.Menurut M Sofyan,wukuf di Padang Arafah 9 Dzulhijjah 1446 H/5 Juni 2025 M, merupakan rukun haji ke dua setelah ihrom atau niat. Wukuf kloter 19 asal Kabupaten Labuhanbatu, dilaksanakan di tenda Arafah.Selain itu lanjutnya, melaksanakan shalat jama'qoshor, di pimpin ustadz Solehuddin Siregar. Sedangkan azan, dikumandangkan Abdul Karim Hasibuan, yang juga anggota DPRD Labuhanbatu.Dalam khotbahnya itu, M Sofyan mengatakan, mari perbanyak istighfar. Karena tempat ini, tempat mustajab dan juga perbanyak doa. Mudah-mudahan doa-doa kita dikabulkan dan kiranya kita kembali ke tanah air dalam keadaan bersih dari dosa.Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu, DR H Asbin Pasaribu MA, selaku pembimbing ibadah yang mendampingi keloter 19, memberi penjelasan tentang rangkaian ibadah selama di Arafah, Musdalifah serta Mina.Diakhir keterangannya, Sofyan menyampaikan, setelah wukuf kami menuju Muzdalifah dan Mina, sebagai rangkaian ibadah wajib haji. (yasmir)