MATATELINGA, Madina : Pimpinan Umum/ Penanggung Jawab Media PT.Malintang Pos Group, Iskandar Hasibuan,SE, Menyayangkan sikap aparat Desa Tanggabosi III Kec.Siabu, yang melakukan Intimidasi terhadap salah seorang Wartawan Mandailing Natal A,/N.Maqrifatulloh Lubis, saat Meliput kegiatan Penyerahan BLT DD.
” Intimidasi terhadap wartawan adalah tindakan yang merugikan kebebasan pers dan mengancam keselamatan jurnalis,” Ujar Pimpinan Umum/ Penanggung Jawab Media PT.Malintang Pos Group, Iskandar Hasibuan,SE,Minggu (8/6) di Taman Kota Panyabungan ketika diminta komentarnya soal intimidasi Wartawan Maqrifattulloh Lubis oleh aparat Desa Tanggabosi III Kecamatan Siabu.
BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Lifestyle/dpd-golkar-sumut-berkurban-110-lembu-dan-5-kambing--ijeck--ini-kewajiban-kita-berbag-untuki-sesama
Kata Wartawan Gaek itu, Tindakan ini dapat berupa ancaman, kekerasan, atau tindakan yang menghambat kerja jurnalistik, sama saja dengan menghalangi kebebasan Pers.
[br]
Kata dia, seharusnya aparat Desa Tanggabosi III itu, menggunakan hak jawab jika merasa dirugikan atas pemberitaan yang dibuat oleh Wartawan.
” Jabatan baru aparat Desa, sudah berani Intimidasi Wartawan , berani sekali, siapa dibelakang Aparat Desa itu, meliput Penyerahan BLT -DD bukan rahasia,ada apa ini BLT DD Tanggabosi III,” Ujar Mantan Ketua Komisi 1 DPRD Madina Priode 2009 " 2014 itu.
Sebagai salah seorang Wartawan yg tertua di Mandailing Natal, mengharapkan kepada Kapolres Madina AKBP.Arie Sofandi Paloh.SH.S.IK agar mengusut tuntas aksi Intimidasi yg dilakukan aparat Desa Tanggabosi III itu.
” Bagi saya, satu orang Wartawan di Intimidasi, sama saja dengan mengintimidasi seluruh Wartawan Mandailing Natal,” ujarnya