MATATELINGA, Deliserdang: Di balik dinding sederhana sebuah rumah di Kecamatan Percut Sei Tuan, tepatnya di desa sampali Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, hidup seorang warga bernama Jul Hamri. Di usianya yang ke 47 Tahun , ia harus menjalani hari-harinya dalam derita Seorang diri setelah ditinggal lari oleh sang istri tercinta.Kini ia menghadapi penyakit yang blum diketahui apa jenisnya. tubuhnya kian hari kian kurus, tanpa jaminan kesehatan dan tanpa daya untuk membiayai pengobatan.Hari-hari terakhir Jul Hamri dipenuhi rasa sakit yang tak tertahankan. Keterbatasan ekonomi membuatnya tak berani melangkah ke rumah sakit.
BACA JUGA:Ratusan Pengemudi Ojek Online Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis di RS Bhayangkara TK II MedanTak tahan Melihat kondisi Jul Hamri yang terus menahan sakit dan sesak nafas, kemudian ibunya pergi kerumah tetangga untuk membeli oksigen, lalu tetangga ya bertanya kepada ibu Jul Hamri untuk apa tabung oksigen tersebut. Ibu y menjawab kalau anaknya sedang sakit dan sesak napas.Guna memastikan kebenaran tersebut, tetangganya tersebut ikut ibu Jul Hamri, setelah dilihat kondisi Jul Hamri sungguh sangat memprihatikan, dengan tubuh mengurus serta mengalami sesak nafas.Prihatin dengan kondisi Jul Hamri, tetangganya kemuan langsung terlintas di benaknya, untuk meminta banykepada Muhammad Dahnil Ginting SE, anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Gerindra.
BACA JUGA:Kunjungi Puskesmas Mompang, Sihar Sitorus Puji Pelayanan Kesehatan di Puskesmastanpa banyak basa basi,tetangganya tersebut kemudian menghubungi staf Muhammad Dahnil Ginting , Budi agar memberitahukan kepada Muhammad Dahnil Ginting ada warga yang sedang sakit dan sangat membutuhkan pertolongan agar dapat di rawat di rumah sakit .[adsens]Begitu menerima laporan Budi langsung menghubungi Muhammad Dahnil Ginting SE dan menceritakan kondisi Jul Hamri Mendengar kabar itu, Dahnil langsung bergerak cepat. Meski sedang tidak berada di Deli Serdang, ia menginstruksikan agar stafnya untuk menjemput Jul Hamri dan membawanya ke Rumah Sakit Haji Medan.Sesampainya di rumah sakit,Jul Hamri langsung mendapatkan penanganan medis yang memadai. Ia tak kuasa menahan air mata ketika tahu bahwa semua ini bisa terjadi karena tangan-tangan yang peduli.[br]“Saya tidak tahu harus berkata apa selain berterima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Dahnil Ginting. Berkat beliau, saya bisa mendapat perawatan yang layak. Terima kasih juga kepada Bapak Prabowo Subianto, yang telah mendidik kadernya untuk peduli pada rakyat kecil,” ujar Jul Hamri dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca.Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Dahnil Ginting menjelaskan bahwa ia langsung menghubungi Wakil Direktur Rumah Sakit Haji Medan, dr. Yulinda, setelah mendapat informasi dari keluarga Jul Hamri melalui stafnya.“Alhamdulillah, berkat respon cepat dari dr. Yulinda dan tim medis, Jul Hamri segera dirujuk dan mendapat perawatan intensif. Saya sangat mengapresiasi rumah sakit ini yang sigap menangani pasien meski tanpa BPJS. Ini menjadi contoh nyata bahwa kemanusiaan harus menjadi prioritas,” kata Dahnil.Menurutnya, aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk selalu hadir bagi rakyat kecil.“Bantuan ini murni karena rasa kemanusiaan. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga, apapun latar belakang ekonominya, bisa mendapatkan hak atas layanan kesehatan,” tambahnya.Aksi cepat Dahnil Ginting menuai apresiasi dari berbagai pihak. Banyak warga yang memuji langkah sigap tersebut sebagai bukti nyata kepedulian wakil rakyat terhadap warganya. Mereka berharap pemerintah daerah dapat lebih serius memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat miskin yang selama ini terpinggirkan dari sistem.Jul Hamri kini menjalani perawatan intensif. Harapannya tumbuh kembali, bukan hanya untuk sembuh, tetapi juga untuk hidup yang lebih layak. Di tengah gelapnya situasi, kepedulian satu orang mampu menyalakan cahaya harapan.