MATATELINGA, Asahan :Berawal dari beberapa orang warga Sentang Kisaran Timur hendak mencuri anakan lembu yang dilepas di areal perkebunan sawit di daerah Perkebunan Sei Dadap tertangkap warga masyarakat di desa Sei Dadap pasa Minggu 15 Juni 2025 sekira pukul 03.00 wib, salah seorang pelaku yang tertangkap bernyanyi dengan memberikan nama nama pemain dan penadah lembu maupun kerbau curian, sehingga pemilik kerbaupun kepanasan dan mencarinya, Rabu (17/06/2025).RM Sitepu (26) warga jalan Langsat Kisaran Timur saat perbincangannya dengan media ini mengatakan sudah berkali kali lembu maupun kerbau warga didaerah sini hilang ataupun diracun oleh para pelaku yang selama ini tidak diketahui identitasnya, namun pada Minggu 15 Juni 2025 sekira pukul 03.00 wib, warga masyarakat di sekitar Jalinsum tepatnya di daerah sekitar kuburan kebun Sei Dadap, dihebohkan dengan penangkapan maling lembu, dan lembu tersebut sudah diberingso g bagian kepalanya dengan goni plastik, namun salah satu pelakunya keburu tertangkap massa, ujarnya.[br]Lebih lanjut RM Sitepu juga mengatakan setelah massa mengamuk dan salah seorang pelaku yang dikenal dengan nama "Anto" warga kelurahan Sentang ini saat diintrogasi warga juga menyebutkan dirinya dalam menjalankan aksi mencuri "Kucing" sandi pencuri lembu dalam menyebut lembu, selalu bersama tiga orang namun yang dua orang berhasil lolos dan sampai saat ini entah kemana larinya.Anto juga menyebutkan beberapa nama yang sering menjalankan aksi pencurian lembu maupun kerbau di daerah ini dan penadah yang juga merangkap pemain orang dari kampung tempel Gambir Baru.Mendapatkan informasi tersebut saya bersama beberapa rekan kerja saya mencoba menghubungi orang yang disebutkan "Anto" tersebut dan pada Senin 16 Juni 2025 bertemu di salah satu tempat ngopi dan disitulah kami tanyakan hilangnya anak kerbau yang saya punya, dan penadah yang sering dipanggil dengan nama "Ahmad Rompak" ini juga mengakui ada membeli anak kerbau milik korban RM.Sitepu, dan dalam pengakuannya anak kerbau tersebut dibeli dengan harga dibawah pasaran.Ahmad Rompak juga menyebutkan dalam aksinya dia bersama Rian alias Toyib.Saat ini baik Ahmad Rompak maupun Rian alias Toyib sudah kami serahkan ke Sat.Reskrim Polres Asahan untuk diproses secara hukum, sementara terhadap "Anto" saya dengar sudah dibebaskan dari jeratan hukum dan menurut kabar tidak cukup ada bukti meskipun pada Minggu 15 Juni 2025 lembu milik pak Hasyim sudah diberongsong goni plastik bagian kepalanya , dan pada kasus pencurian anak kerbau ini "Anto" juga terlibat, ungkapnya kecewa