Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Irham Buana Dikecam ,Laga Musda Golkar Sumut Memanas

Irham Buana Dikecam ,Laga Musda Golkar Sumut Memanas

Redaksi - Kamis, 19 Juni 2025 09:27 WIB
Mtc/ist
Musa Rajekshah

MATATELINGA, Medan:Klaim dukungan terhadap Hendriyanto Sitorus hingga dirasa menyepelekan kiprah Ijeck, membuat 'perang' merebut jabatan Ketua Partai Golkar Sumut periode 2025 - 2030 mulai memanas. Inilah laporan soal itu.

Temuan memanas datang dari reaksi Joko Tarigan dan Mahyuddin alias Sima. Dua tokoh masyarakat Kecamatan Medan Area, Kota Medan, ini "panas" gegara mulut Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Irham Buana Nasution.

BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Ekonomi/pemkot-tanjungbalai-pangkas-tpp-asn-sebesar-20-persen

Ceritanya, Irham Buana yang tampak jor-joran mendukung Hendri Sitorus ikut tarung Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sumut 2025, mengeluarkan pernyataan yang mengusik akal sehat Joko Tarigan.

[br]

Politikus partai berlambang beringin itu menyebut Calon Ketua DPD I Golkar Sumut idealnya adalah sosok yang mengutamakan sisi loyalitas ketimbang prestasi.

"Loyalitas lebih penting daripada prestasi yang (dalam Golkar) merupakan hasil kerja kolektif, bukan perorangan," kata Irham Buana, dikutip media online, Jumat (13/6/2025) pekan lalu.

Pernyataan sang legislator kontan bikin Joko Tarigan yang loyalis Ijeck meradang.

Ijeck, tokoh bernama sahih H Musa Rajekshah itu adalah Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar Sumut.

Menyusul masa kepemimpinan mendekati selesai, lewat gelaran musda tahun ini Ijeck kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Golkar Sumut era 2025 - 2030.

Nah, di masa kepemimpinannya, utamanya untuk helatan Pemilu 2024, Golkar Sumut diketahui menoreh prestasi luar biasa.

Dengan total raihan suara berjumlah 4.372.094, Golkar Sumut mendapat 238 kursi, masing-masing DPR RI (8 kursi), DPRD Propinsi (22 kursi), dan DPRD kabupaten/kota (208 kursi).

"Itulah bukti Pak Ijeck mampu membesarkan dan mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sumut," ucap Joko Tarigan dalam keterangan tertulis diterima Wartawan, Rabu (18/6/2025).

[br]

Karena fakta meraih suara tertinggi sepanjang sejarah Golkar di Sumut itulah, Joko Tarigan dan Mahyuddin mengecam Irham Buana yang menyebut sisi prestasi bukan yang utama diharap dari sosok Ketua Golkar Sumut.

Duo loyalis Ijeck itu pun meminta Irham Buana ke depan lebih menjaga mulut atau lisannya. Wakil rakyat tak nampak merakyat itu bahkan diminta jangan lagi mencampuri gawe Musda Golkar Sumut yang segera digelar di Medan.

Joko Tarigan dan Mahyudin mengaku telah lama mengamati sosok Irham Buana Nasution. Apalagi wilayah tinggal mereka, Kecamatan Medan Area termasuk wilayah dapil (daerah pemilihan) Irham Buana.

"Sejak menjadi Anggota DPRD Sumut, Irham Buana belum ada membawa manfaat bagi masyarakat Kecamatan Medan Area," tuding Joko Tarigan dan Mahyuddin.

Seiring mengecam Irham Buana, mereka juga memberitahu gambaran buruk sosok kandidat Ketua Golkar Sumut yang mengklaim tahun ini akan berlaga melawan Ijeck.

"Jangan pilih Calon Ketua Partai Golkar Sumut yang maju ke musda kali ini karena dorongan pihak keluarganya," tegas Joko Tarigan, menyindir Hendri Sitorus, jagoan Irham Buana.

"Di sisi lain, kami memberi dukungan penuh kepada Pak Ijeck untuk kembali memimpin Partai Golkar Sumut. Kemenangan Golkar Sumut pada Pileg 2024 menjadi catatan sejarah dan mengukir prestasi tersendiri bagi Partai Golkar Sumut karena mendapat suara dan kursi anggota dewan terbanyak," imbuhnya.

Selain itu, imbuh Joko lagi, setiap Calon Ketua Golkar Sumut seyogianya memiliki kepribadian yang elok. Menurutnya, sosok itu harus mengutamakan prinsip kejujuran, konsisten, serta tulus memimpin Partai Golkar Sumut.

"Setiap Calon Ketua Partai Golkar Sumut juga harus bersih dari masalah tindak pidana korupsi. Nah, dari semua kriteria itu, Pak Ijeck lah yang kami nilai layak melanjutkan kepemimpinan Partai Golkar Sumut," pungkas mereka.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita Sumut

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita Sumut

Wesly Bersama Ketua PKK Ny Liswati Saksikan Laga Piala AFF U-19, Indonesia Lawan Myanmar di Deli Serdang

Berita Sumut

Jelang Laga Filipina Vs Australia, Gegana Brimob Polda Sumut Sterilisasi Stadion Madya

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU