Matatelinga - Medan, Warga yang geram mendesak masuk ke dalam rumah, H Syamsul Anwar, tersangka penyiksaan PRT, di Jalan Beo Jalan Angsa, Kelurahan Sidodadi Kecamatan Medan Timur, tiba tiba berubah beringas. Pantauan dengan jumlah mencapai puluhan warga berteriak "Ayo masuk ke dalam rumah, hartanya bagikan ke masyarakat, bajingan itu,".warga kemudian membuka gembok pintu samping rumah tersangka. Aksi saling dorongpun sempat terjadi."Udah masuk aja ayo," kata warga lainnya.Untunglah aksi percobaan penjarahan tersebut bisa diredam warga sekitar. Sementara, Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya batal melakukan pembongkaran mayat."Giat di cancel," kata Bram melalui pesan sms.Hingga berita ini diturunkan, warga semakin ramai mengerumuni rumah tersebut.(Mt/Uut)