MATATELINGA, Simalungun:Bupati Anton Achmad Saragih teken nota kesepahaman (MoU) tentang sinergi dan kerjasama program makan bergizi gratis bersama Badan Gizi Nasional (BGN), di aula raja inal siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis, (19/6/2025).
Tak hanya Bupati Simalungun teken MoU, melainkan Bupati/Walikota se-Sumut untuk percepatan pengadaan lahan pendirian Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Anton menyebut, penandatangan nota kesepahaman adalah salahsatu bentuk komitmen Pemkab Simalungun dalam mendukung program nasional, sebagai sinergitas BGN dengan Pemkab Simalungun.
BACA JUGA:Bupati Simalungun Apresiasi Kinerja Polres dalam Perangi Narkoba dan Premanisme di HUT Bhayangkara ke-79
Menurut Bupati, makan siang bergizi salahsatu program dari 11 program unggulan dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati tertuang di RPJMD Kabupaten Simalungun.
"Pemkab Simalungun siap mendukung percepatan pengadaan sarana SPPG program Makan Bergizi Gratis ini, "ujar Bupati.
Sebelumnya, Gubernur Sumut (Gubsu) M Bobby Afif Nasution, Pemprov Sumut mendorong seluruh kabupaten/kota agar menyiapkan lahan (pengadaan SPPG) dengan luasan kurang lebih 800 M².
"Dari target oleh BGN di Sumut, 1.762 SPPG dengan data ada 65 yang sudah beroperasi, "sebut Gubsu.
Lalu terkait persiapan penyediaan lahan untuk SPPG program MBG, saat ini seluruh 33 Pemkab/Pemko se-Sumut, tengah mengupayakan pengadaannya.
Gubsu kemudian mendorong seluruh Pemkab/Pemko kejar target pencapaian pendirian SPPG MBG (1.762), dengan rincian 455 usulan dengan jumlah beragam di setiap daerah.
Gubsu Bobby apresiasi komitmen dari pemerintah pusat melalui BGN yang mempersiapkan belanja program MBG diperkirajan Rp7 M sampai Rp10 M per tahun. Total target pelaksanaan program di Sumut mencapai Rp 17,6 Triliun.
Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana menyampaikan, jumlah estimasi SPPG di Sumut termasuk besar, sehingga alokasi anggarannya cukup signifikan.
[br]
Namun Dadan tetap optimis, bahwa pendirian SPPG bisa tercapai di angka 1.762 hingga akhir tahun mendatang.
"Perkirakan kami, ada 1.200 sampai 1.700 SPPG. Sehingga uang yang akan mengalir ke Sumut, juga besar, "ujarnya.
Untuk skema pelibatan pedagang kecil dalam menyediakan bahan baku untuk program MBG ke setiap SPPG, Dadan mengatakan, ada dua jenis mitra yang terlibat, yakni sebagai penyelenggara SPPG dan kedua sebagai pemasok bahan baku, sehingga semua peluang tersebut sangat memungkinkan.
Hadir dalam pendatangan itu, Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti, para Bupati/Walikota se-Sumut atau yang mewakili, perwakilan unsur Forkopimda dan undangan lainnya.