MATATELINGA,Medan: Rapat Paripurna DPRD Sumut yang membahas tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Gubernur Sumatera Utara tahun 2024 mendadak ricuh.
Keriibutan tersebut, sesaat disebabkan disusupi beberapa orang yang tiba - tiba memasuki ruangan paripurna dan berteriak protes terhadap kasus PHK Sepihak dari salah satu Perusahaan Sawit di Mandoge.,Kamis (17/7/ 2025)
Keributan singkat tersebut terjadi saat Wakil Gubernur Sumut, Surya membaca Laporan Hasil LPJ Pengelolaan APBD Sumut tahun 2024.
Tiba - tiba beberapa orang masuk ke dalam ruangan paripurna dan berteriak - teriak sembari memprotes tentang kasus PHK sepihak yang dilakukan salah satu perusahaan sawit di Mandoge ,Kabupaten Asahan.
Baca Juga: Wali Kota Wesly Menerima Pokir Hasil Reses DPRD Kota Pematangsiantar Anggota DPRD Sumut Komisi E dari fraksi Gerindra, H. Muhammad Subandi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak yang melakukan kericuhan tersebut diduga berasal dari Kabupaten Asahan Sumatera Utara dan di dalamnya terdapat karyawan dari salah satu perusahaan sawit di Mandoge tersebut.
"Kejadiannya sangat singkat sekali,secara tiba - tiba dan tidak disangka - sangka oleh siapapun di dalam ruangan",ungkap Subandi.