MATATELINGA, Toba : Dipimpin oleh Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Pemkab Toba menggelar rapat koordinasi lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Balai Data Kantor Bupati Toba, Jumat (18/7/2025). Rakor tersebut membahas berbagai isu strategis yang saat ini terjadi di Kabupaten Toba. Adapun fokus pembahasan dalam Rakor tersebut adalah cuaca ekstrim yang berdampak kebakaran hutan, kunjungan tim assesor Geopark Caldera, pelaksanaan F1H2O dan Aquabike, penataan bangunan kepariwisataan di sepanjang Pantai Danau Toba dan pendataan etnis di Kabupaten Toba.
"Ini yang menjadi fokus kita dalam Rakor tersebut," kata Wakil Bupati kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya usai pelaksanaan Rakor.
Beliau melanjutkan, untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, Pemkab Toba akan menerbitkan Surat Edaran hingga ke tingkat desa agar masyarakat tidak membakar sampah ataupun lahan dengan sembarangan. Dalam Rakor tersebut juga dibahas terkait dampak kemarau panjang, termasuk dampak gagal panen yang berdampak pada krisis pangan. "Kita sudah susun draft permohonan modifikasi cuaca. Untuk menghindari krisis pangan, kita juga mintakan kepada pihak Bulog agar penyerahan bantuan pangan beras bisa ditunda ke bulan November atau Desember. Karena kita kuatir dampak krisis pangan akibat kemarau ini kita rasakan di bulan tersebut," lanjut Audi Murphy.
Baca Juga: Amangoi... !!! Polisi Tilang Keluarga Polisi di Medan, Adu Mulut Tak hanya itu, pemerintah juga akan berupaya mengintervensi sistem pola tanam. Hal ini bertujuan agar penanaman dapat dilakukan pada bulan Januari-Februari sehingga musim panen bisa dilakukan di bulan Juni-Juli dan terhindar dari kemarau ekstrim.