MATATELINGA, Toba : Salah seorang security TPL terpaksa mendapat jahitan di kepala karena luka bacok. Sementara yang lainnya mendapat pukulan dan lemparan batu yang mengakibatkan memar dan luka di kepala.
Para Korban akhirnya dilarikan ke RSUD Porsea. Kejadian tersebut terjadi di dusun Na Tinggir desa Simare Kecamatan Borbor Kabupaten Toba, Kamis (7/8/2025) sekira pukul 10.00 WIB. Hal ini dibenarkan oleh camat Borbor James Pasaribu melalui sambungan telepon.
Baca Juga: Warga Medan Laporkan Dugaan Tindak Kekerasan terhadap Anak, Minta Penegakan Hukum yang Transparan James Pasaribu usai dari lokasi kejadian menceritakan kronologi kejadian hingga terjadi keributan yang mengakibatkan korban dikedua belah pihak.
"Saat perusahaan TPL kembali ingin menanam eucalyptus di lahan konsesi mereka Kamis (7/8/2025). Ntah kenapa saya kurang tau karena saya tidak berada di lokasi, mereka bentrok dan terjadilah korban pembacokan," terang camat Borbor James Pasaribu melalui sambungan telepon.
Dari berbagai sumber informasi yang berhasil dihimpun Matatelinga.com, sebelum para pekerja tiba di lokasi, karyawan TPL, mitra plantation, dan tim MPA (Masyarakat Peduli Api) dihentikan oleh sekelompok orang yang mengaku masyarakat Dusun Na Tinggir desa Simare Kecamatan Borbor yang berjumlah sekitar 40 orang.