MATATELINGA, Toba : Informasi yang di himpunan dari sejumlah warga di lokasi kejadian, Kamis (7/8/2025), sedikitnya belasan orang mengalami luka ringan dan serius, sehingga harus mendapatkan perawatan yang intensif.
"Ini semua gara-gara salah satu LSM yang ada di desa kami yang sering memberikan informasi salah kepada masyarakat. Masyarakat yang ada di dusun 4 Na Tinggir mencoba menghalangi perusahaan melakukan penanaman tersebut, dan akhirnya terjadilah bentrok", kata masyarakat Simare bermarga Hutapea.
LSM yang dimaksud masyarakat adalah Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), yang selama ini memberikan pendampingan kepada masyarakat dusun Na Tinggir
Baca Juga: Bentrok Warga Vs PT Toba Pulp Lestari, Satpam Dibacok .
"Tadi sebelum kejadian kami lihat si Delima Silalahi dan Rokky Pasaribu. Mereka berada dibelakang masyarakat Na Tinggir. Tapi pas ketika kejadian makin ricuh mereka menghilang", ungkap Hutapea.