MATATELINGA, Medan : Kasus dugaan suap yang terjadi di birokrasi Pemkab Batubara harus menjadi prioritas Kejaksaan Agung RI untuk mengungkap 'Uang Arisan' yang dikelolah oleh Sekreraris Daerah Norma Deli Siregar sejak masa Bupati Zahir.
Dugaan suap dengan modus uang arisan tersebut kini menjadi belenggu bagi para kepala OPD yang masuk daftar tunggu calon tersangka di lembaga penegak hukum.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM Aliansi Jurnalis Anti Rasuha (AJAR) Syaifuddin Lubis pun mendesak Kejaksaan Agung RI segera membongkar dugaan suap dengan modus uang arisan yang dikelolah oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batubara Norma Deli Siregar.
Baca Juga: Polda Sumut Belum Beberkan Hasil Pemeriksaan Kanit Tipikor Polres Pematang Siantar "Banyak kepala OPD yang curhat kepada saya soal uang arisan itu, tiap bulan mereka harus setor ke Sekda. Memang jumlahnya bervariasi dan tergantung dengan OPD nya, kalau anggaran OPD besar ya uang arisannya pun juga ikut besar," ungkap Syaifuddin di sebuah kafe di kawasan Menteng 7, Kota Medan, Jumat 8 Agustus 2025.