Matatelinga - Medan, Hari Natal bagi umat Krestiani merupakan momentum untuk melaksanakan ibadah yang amat sakral, sehingga setiap umat sangat menghormatinya sebagai hari yang amat suci, Natal juga berarti penyebaran kasih Tuhan kepada seluruh manusia tnpa melihat latar belakang agama, budaya dan lainnya.Hal ini dikatakan oleh Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin pada saat menghadiri acara perayaan Natal pemuda Oikumene Kota Medan yang dirangkai dengan pelantikan PAC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GAMKI) se kecamatan Kota Medan, yang dilantik Ketua DPC GAMKI Kota Medan Derman P Nababan SH, hadir tokoh masyarakat Drs JA Fernandus, mewakili GBI Pdt Andi Manik STh, mewakili Ketua DPD KNPI Kota Medan, Panitia perayaan Natal Pemuda Oikumene Boido Panjaitan, dan sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan.Dikatakannya, untuk itulah kepada para pemuda yang tergabubg dalam satu oikumene ini, untuk tersu memberikan memberikan kasih kepada sesama, menebar kebaikan dan menghilangkan rasa permusuhan apalagi sesungguhnya semua adalah satu kesatuan yang diikat dengan tali persaudaraan sebangsa, setanah air. " Mari kita menjadi pemuda-pemuda yang senantiasa mmberikan teladan bagi sesama, melalui mopmentum natal yang penuh sukacita ini, " harap Eldin.Dikatakannya, disisi lain patut disyukuri bahwa perayaan natal tahun ini berlangsung dalam suasana tenang, aman dan damai, suiasdana seperti ini dapat di bangun dan dihadirkan atas dasar saling percaya dan saling menghormati, dan semakin mampu menjamin solidaritas serta toleransi diantara sesama pemeluk agama dalam kehidupan yang harmonis."Melaui natal ini saya mengajak terutama pemuda kristiani yang merupakan mahasiswa, untuk terus meningkatkan keimanan terhadap Tuhan yang maha kuasa, dan selalu pro aktif dalam pembangunan kota yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Kota Medan,"ungkapnya.Ketua GAMKI Sumut Landen Marbun SH dalam kesempatan itu meminta kepada pengurus PAC GAMKI yang baru dilantik, agar mempu bekerja dan segera menyususn program kerjanya, dan semua kader GAMKI tidak dipertbolehkan melakukan unjuk rasa tetapi yang dibolehkan adalah unjuk kerja, unjuk karya nyatanya, GAMKI harus mampu bergandengan tangan dengan semua elemen.(Mt/Hendra)