MATATELINGA, Toba : Mengetahui kejadian bentrok antara pekerja TPL dengan warga dusun Natinggir Desa Simare Kecamatan Borbor pada Kamis, (7/8/2025), pemerintah kabupaten Toba beserta Kapolres Toba AKBP. Vinsensius Jimmy Paparaga dan dan Dandim 0210/TU Letkol Ronald Tampubolon mengunjungi desa Simare untuk mendamaikan kedua belah pihak.
Kunjungan dilakukan Sabtu, (9/8/2025) beserta OPD lainnya seperti Kesbangpol, Kasatpol PP, Kadis Kominfo, camat Borbor, Kepala desa Simare dan para asisten lainnya.
Dalam pertemuan yang dihadiri puluhan warga dari kedua belah pihak yang bertikai antara dusun 1,2,3 dan dusun 4 Natinggir, terungkap bahwa ada kesalahpahaman yang mengakibatkan pertikaian dan menimbulkan korban di kedua belah pihak termasuk security TPL yang mendapat luka sayatan senjata tajam di kepala.
Baca Juga: Pria Pedesaan Pennsylvania Menembak Mati Tetangganya dan Melukai Polisi H
Dalam keterangan kedua pihak yang bertikai, terungkap asal mula kejadian. Menurut keterangan warga dusun Natinggir yang selalu didampingi LSM KSPPM, mereka melarang penanaman eucalyptus di lahan konsesi TPL, karena menurut mereka tanah tersebut adalah tanah Natanggir walaupun sebenarnya lahan tersebut milik pemerintah berstatus Hutan Produksi (HP).