MATATELINGA, Toba : Korban kecelakaan akibat kejaran-kejaran dengan warga terhadap dua terduga pelaku pencurian yang akhirnya meninggal dunia dihajar massa di Silaen, Jumat (23/8/2025) masih dirawat di rumah sakit.
Melalui sambungan telepon, plt, direktur RSUD. Porsea Dr. Freddy S Sibarani mengatakan, Sabtu, (23/8/2025) bahwa korban yang dibawa ke RSUD Porsea 2 (dua) orang. 1 (satu) orang berobat jalan dan 1 orang di rujuk ke RS Vita insani. Korban tersebut diantaranya Sakti Panjaitan (27) yang beralamat di Bekasi menjalani berobat jalan. Ricardo S D Napitupulu (20) beralamat di Silaen di rujuk Ke RS Vita Insani. Dx. Open Fracture Tibia fibula dextea.
Baca Juga: Truk Tabrak Minibus dan Rumah Warga, 7 Korban Luka Ringan "Semua korban ditanggung jasa Raharja," terang Dr. Freddy S Sibarani.
Para korban kecelakaan merupakan tabrak lari yang dilakukan para terduga pelaku pencurian di Laguboti Tampubolon.
Para terduga pelaku berusaha melarikan diri karena ketahuan mengambil barang bengkel seperti handphone, dompet dan alat pembuka baut roda impact.